Artikel Kesehatan

Bukan Sekadar Mahal, Ini 5 Fakta Soal Kopi Luwak yang Harus Diketahui

Apa yang ada di dalam pikiranmu ketika mendengar kopi luwak? Sebagian mungkin merasa agak jijik jika mengingat proses pembuatannya yang diolah dari kotoran luwak. Namun sebagian lain, khususnya pecinta kopi, mengakui bahwa kopi luwak itu rasanya lezat dan pantas jika disebut sebagai kopi termahal. Nah, selain rasanya yang enak, masih ada lho segelintir fakta lain dari kopi termahal ini. Hmmm, apa saja ya?

1. Sebelum jadi “primadona”, kopi luwak adalah kopi bagi rakyat jelata

Bukan Sekadar Mahal, Ini 5 Fakta Soal Kopi Luwak yang Harus Diketahui

Sejarah kopi luwak sebenarnya bisa ditelusuri sejak zaman Belanda lho. Jadi saat itu, para buruh perkebunan kopi itu dilarang oleh Belanda untuk mengolah kopi dari kebun. Gak kehilangan cara, akhirnya para buruh ini memungut biji kopi dari kotoran luwak yang tersebar di kebun. Setelah tahu bahwa rasa kopi yang dihasilkan dari kotoran luwak ini ternyata lezat, barulah tren kopi luwak mulai tersebar.

2. Indonesia merupakan penghasil kopi luwak terbanyak

Mayoritas penghasil kopi luwak memang berada di Asia Tenggara, seperti Filipina, Vietnam, dan Indonesia. Nah, dengan kondisi alam yang kondusif untuk tempat tinggal luwak, kita boleh bangga nih karena Indonesia bisa jadi produsen kopi luwak terbesar yang mencapai 200 kg tiap tahunnya.

3. Kepopulerannya meningkat saat muncul di film The Bucket List dan di Oprah Winfrey Show

Bukan Sekadar Mahal, Ini 5 Fakta Soal Kopi Luwak yang Harus Diketahui

Ingat scene di mana Jack Nicholson menawarkan kopi luwak pada Morgan Freeman dalam film The Bucket List? Lalu Oprah Winfrey pun juga pernah mengenalkan kopi luwak ke penontonnya. Setelah “debut”nya itu, permintaan kopi luwak pun meningkat drastis khususnya di Amerika dan Eropa.

 

4. Harga per cangkirnya bisa mencapai USD100 lho!

Rata-rata seekor luwak hanya bisa menghasilkan 0,2 sampai 0,4 kg biji kopi. Hal tersebut membuat produksi kopi luwak per tahun kurang dari 1 ton. Gak heran kalo harga per cangkirnya di Amerika bisa mencapai USD100. Harga yang cukup mahal untuk secangkir kopi memang. Tapi banyak penikmat kopi yang mengakui bahwa harga ini setara dengan rasa yang dihasilkan.

5. Ada dua jenis kopi luwak yang menentukan kualitasnya

Kualitas kopi tersebut ditentukan dari bagaimana cara memanen biji kopi tersebut. Jika biji kopi berasal dari luwak yang dibiarkan hidup di alam liar, dapat dijamin bahwa kopi tersebut punya kualitas yang lebih baik.

Sebaliknya, jika luwak sengaja diternak dan dikurung di kandang, kualitas kopi yang dihasilkan akan menurun. Cara ini juga banyak mendapat kecaman di luar negeri karena perlakuan orang terhadap luwak cukup brutal, karena dipaksa hanya memakan biji kopi secara berlebihan. Akibatnya banyak luwak yang menderita stres dan kesehatannya terganggu.

 

 

 

 

 

 

 

sumber : https://www.idntimes.com/hype/entertainment/ivan-tirta/bukan-sekadar-mahal-ini-5-fakta-soal-kopi-luwak-yang-harus-diketahui-csc-1/full

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.