Manfaat Kopi Hijau: Menurunkan Berat Badan dan manfaat lainnya

Menurunkan berat badan

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh BMC Complementary and Alternative Medicine, ekstrak biji kopi hijau dapat mengurangangi lemak tubuh dan menurunkan berat badan. Kafein dan asam klorogenat termasuk ke dalam senyawa utama yang berfungsi menurunkan berat badan.

Menurunkan darah tinggi

Tidak hanya menurunkan berat badan, tetapi kopi hijau juga diketahui mampu menurunkan darah tinggi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pasien yang mengonsumsi 140 mg ekstrak biji kopi perhari menunjukkan penurunan tekanan darah. Pasien tersebut mengatakan bahwa tidak ada efek samping yang terjadi, sehingga minuman ini aman untuk mengurangi tekanan darah tinggi.

Meningkatkan mood dan kinerja kognitif

Kandungan kafein yang ada dalam kopi hijau memiliki efek positif terhadap suasana hati dan aktivitas otak kita. Bebeberapa penelitian telah mengonfirmasi bahwa kafein dapat meningkatkan reaksi waktu, kewaspadaan, memori, fokus, dan ketahanan tubuh.

Antioksidan

Kandungan zat antioksidan pada biji kopi dapat mengurangi efek radikal bebas yang dapat merusak sel dalam tubuh. Sebuah studi pada Journal of Agricultural and Food chemistry, menyatakan bahwa antioksidan asam klorogenat di biji kopi diketahui mampu mencegah perkembangan empat jenis sel kanker.

sumber : https://nationalgeographic.grid.id/read/131675874/manfaat-kopi-hijau-menurunkan-berat-badan-dan-memperbaiki-mood?page=all

4 Manfaat Vitamin C untuk Wajah

Membantu Meningkatkan Produksi Kolagen

Manfaat penting dari vitamin C adalah perannya dalam memproduksi kolagen, salah satu jenis protein yang menjaga elastisitas kulit. Sejalan dengan usia seorang wanita yang semakin bertambah, maka kolagen akan menjadi rusak dan keriput akan muncul secara tiba-tiba. Oleh karena itu, asupan vitamin C yang cukup pada kulit akan melawan pembentukan keriput dengan meningkatkan produksi kolagen.

Perlindungan Diri dari Sinar UV

Vitamin C akan melindungi kulit dari radikal bebas dan zat berbahaya lainnya. Kandungan antioksidan dalam vitamin C melindungi kulit dari radiasi ultraviolet dan paparan sinar matahari.

Selain itu, vitamin C melindungi kulit dari radiasi ultraviolet dan paparan sinar matahari. Mengonsumsi vitamin ini dapat membantu mencegah resiko kanker kulit yang diakibatkan oleh paparan sinar matahari yang berlebihan pada kulit.

Mencerahkan Kulit Secara Alami

Kolagen yang ada dalam vitamin C ternyata juga memiliki manfaat untuk memperlancar aliran nutrisi ke kulit. Pembuluh darah yang kecil di bawah kulit membawa oksigen dan berbagai nutrisi untuk memastikan bahwa kulit kamu akan tetap sehat.

Tanpa adanya nutrisi yang cukup, maka kulit kamu akan menjadi kasar dan kering. Vitamin C mampu menjaga elastisitas kulit, melindungi, dan memperbaiki sel-sel kulit, sehingga tekstur dan kulit wajah kamu tampak sehat dan cerah.

Mencegah Perubahan Warna Kulit

Vitamin mampu melindungi DNA dari reaksi fotokimia yang dapat menyebabkan perubahan warna pada kulit, tumor, dan beberapa jenis kanker kulit. Vitamin C juga dapat menghambat produksi pyrimidine yang merupakan penyebab utama melanoma.

Dengan mengkonsumsi vitamin C secara teratur ini, warna gelap pada kulit dan juga bintik pada wajah akibat penuaan menjadi berkurang. Dengan begitu, kulit pun akan menjadi tampak lebih muda dan lembut.

Kamu dapat mengonsumsi vitamin C ini secara rutin untuk hasil yang maksimal. Jangan lupa harus dengan resep dokter. Jangan konsumsi vitamin C secara berlebihan, karena kadar yang terlalu tinggi ternyata dapat menyebabkan gejala-gejala seperti, mual, diare, muntah, nyeri ulu hati, kram dan sakit perut, insomnia, sakit kepala, hingga batu ginjal. Selain itu, gejala-gejala tersebut umumnya dapat mereda segera setelah konsumsi vitamin C dihentikan.

Vitamin C salah satu zat aktif yang terdapat pada Gurin Beauty Water yang mempermudah anda untuk merawat kulit

sumber : https://www.halodoc.com/4-manfaat-vitamin-c-untuk-wajah-yang-mesti-dicoba

Tips agar tubuh tetap fit saat puasa

1. Jangan lewatkan sahur

Cara paling sederhana untuk tetap fit saat puasa adalah jangan pernah lewatkan sahur. Sama seperti sarapan pagi, sahur adalah bagian terpenting untuk menambah asupan energi selama seharian sampai tiba waktu berbuka. Makanlah yang benar saat sahur dengan memperhatikan asupan nutrisi seimbang dari karbohidrat kompleks, serat dan protein.

Anda bisa mengonsumsi makanan seperti beras merah, gandum, dan oat yang membuat kenyang lebih lama. Asupan makanan yang mengandung serat tinggi berasal dari kurma, biji-bijian, kentang, sayuran dan hampir semua buah terutama aprikot, plum, pepaya dan pisang.

Sedangkan asupan protein bisa Anda dapatkan dari telur, keju, yoghurt atau daging rendah lemak yang membantu menambah energi Anda sepanjang hari.

2. Penuhi kebutuhan cairan

Sebagaian besar tubuh kita terdiri dari air, dan kita membutuhkan jumlah yang sama dengan air yang terbuang saat kita berpuasa. Minumlah setidaknya 8-12 gelas air putih sehari. Anda bisa memenuhi cairan tersebut saat berbuka puasa hingga saat sahur agar membantu tubuh tetap terhidrasi.

Selain itu, ada baiknya Anda menghindari kafein. Pasalnya, kafein bersifat diuretik yang membuat kita lebih sering buang air kecil, sehingga cairan dalam tubuh cepat hilang. Cobalah mengurangi minuman berkafein secara berlebihan selama bulan Ramadan untuk menghindari dehidrasi selama berpuasa.

3. Makan secukupnya

Selama Ramadan, waktu yang paling dinanti adalah waktu berbuka. Namun sayangnya banyak orang yang “kalap” ketika menyantap hidangan berbuka. Langsung memakan banyak makanan saat berbuka akan membuat perut kembung dan begah. Itu sebabnya berbuka puasalah dengan makan secukupnya.

Anda bisa makan secara bertahap, saat berbuka makanlah makanan yang ringan seperti salad buah, es buah, kurma, atau air putih. Nah selang beberapa jam kemudian, barulah makan besar.

4. Hindari makanan berminyak

Menu gorengan untuk berbuka puasa memang menggoda sekali. Namun ada baiknya Anda menghindari segala bentuk makanan yang digoreng dengan minyak dalam jumlah banyak. Pasalnya, makanan ini akan meningkatkan risiko kenaikan kolestrol dalam tubuh Anda.

5. Mengurangi makanan dan minuman yang manis

Anda juga diharuskan mengurangi minuman dan makanan manis serta produk olahan. Banyak orang yang keliru mengartikan maksud dari ‘berbuka dengan yang manis’.

Makanan atau minuman manis memang penting dikonsumsi saat berbuka untuk menormalkan gula darah. Hanya saja, Anda harus memperhatikan porsi makanan atau minuman manis yang dikonsumsi. Apalagi jika rasa manis tersebut terbuat dari gula.

Pasalnya, tanpa disadari, minuman dan makanan manis yang kita dikonsumsi secara rutin selama bulan Ramadan jutru akan menyebabkan kenaikan berat badan. Anda harus ingat, untuk memastikan tubuh fit saat Ramadan, maka energi yang dikeluarkan harus lebih banyak daripada energi yang masuk.

6. Olahraga

Puasa bukan jadi halangan untuk melakukan aktivitas fisik. Anda bisa melakukan olahraga dengan intesitas ringan sampai sedang setelah berbuka puasa, saat tubuh sudah terpenuhi asupan energinya. Lakukan olahraga selama 30 menit dengan jalan kaki, bersepeda, jogging ataupun latihan lain yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

7. Tidur yang cukup

Selain memerhatikan asupan makanan, pengaturan pola tidur juga merupakan hal yang penting. Mengantuk selama puasa bukanlah disebabkan karena tidak makan dan minum seharian, melainkan karena Anda tidak memiliki waktu tidur yang cukup.

Jika harus bangun pagi untuk menyiapkan makan sahur, maka pada malam harinya Anda tidak boleh begadang untuk keperluan yang tidak terlalu penting. Usahakan untuk tidur lebih cepat dari biasanya. Misalnya sesudah sholat tarawih. Sebab, kurang tidur akan memengaruhi kinerja otak sehingga menghambat aktivitas Anda nantinya.

sumber : https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/puasa-ramadhan/8-cara-menjaga-tubuh-agar-tetap-fit-saat-puasa/  

Manfaat Puasa Ramadhan Bagi Kesehatan

Dalam Al-Quran Surat Al Baqarah ayat 183 disebutkan :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya : “Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. 

Dalam Agama islam secara substansial, puasa adalah menahan diri tidak makan, minum dan berhubungan suami isteri mulai terbit fajar hingga terbenam matahari dengan disertai niat. 

Berdasarkan penelitian ilmiah yang telah dilakukan oleh para ahli, tidak ditemukan efek merugikan puasa Ramadhan, baik itu paru-paru, jantung, ginjal, hati, mata, profil endokrin, hematologi, dan fungsi neuropsikiatri. Dimana penelitian tersebut telah diteliti dari tahun 1960-2009 yang diperoleh dari Medline dan jurnal lokal negara-negara islam. 

Hasil yang ditemukan, terdapat manfaat yang luar biasa yang tak disangka oleh para ilmuwan mengenai mukjizat puasa Ramadhan bagi kesehatan manusia. Macam-macam mukjizat berpuasa di bulan Ramadhan perlu kita ketahui,

1. Keseimbangan anabolisme dan katabolisme

Dalam berpuasa terjadi keseimbangan anabolisme dan katabolisme yang berakibat asam amino dan zat lainnya memberikan manfaat dalam peremajaan sel dan komponennya dengan memproduksi glukosa darah dan mensuplai asam amino dalam darah sepanjang hari. 

Cadangan protein yang cukup dalam hati karena asupan nutrisi saat buka dan sahur, tidak mengganggu kondisi tubuh namun menciptakan kondisi tubuh untuk terus memproduksi protein esensial seperti albumin, globulin, dan fibrinogen. 

Hal tersebut dapat terjadi karena disaat kita tidak berpuasa dalam jangka panjang atau berpuasa Ramadhan terdapat penumpukan lemak dalam jumlah yang besar, sehingga berisiko pada sirosis hati. Sedangkan dalam berpuasa Ramadhan, fungsi hati jauh lebih aktif dan baik. 

2. Tidak akan mengakibatkan pengasaman dalam darah 

Puasa Ramadhan menurut para peneliti, asam amino teroksidasi dengan pelan dan zat keton tidak meningkat dalam darah sehingga tidak akan mengakibatkan pengasaman dalam darah. 

3. Tidak berpengaruh pada sel darah manusia

Ternyata puasa Ramadhan tidak mempengaruhi sel darah manusia dan tidak terdapat perbedaan jumlah retikulosit, volume sel darah merah serta rata-rata konsentrasi hemoglobin (MCH, MCHC) dibandingkan dengan orang yang tidak berpuasa. 

4. Berpuasa bagi penderita diabetes tipe dua tidak berpengaruh

Hal ini dapat terjadi karena tidak adanya perbedaan protein gula, protein glikosilat dan hemoglobin glikosilat. Namun, pada penderita diabetes tertentu, sebaiknya berkonsultasi ke dokter jika ingin berpuasa Ramadhan. 

    Seperti penderita diabetes dengan keton yang meningkat, ibu hamil, usia anak atau komplikasi lain        seperti gagal ginjal dan jantung. 

5. Pengaruh pada ibu hamil dan menyusui 

Manfaat puasa ramadhan yang luar biasa, karena ibu hamil dan ibu menyusui dan kelompok tidak hamil dan tidak menyusui di perkampungan afrika barat. Ternyata dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kadar glukosa serum, asam lemak bebas, trigliserol, keton, beta hidrosit butirat, alanin, insulin, glucagon, dan hormon tiroksin. 

6. Pengaruh pada janin saat ibu hamil berpuasa 

Dari hasil penelitian Departemen Obsteri dan Ginekologi dari Gaziantep University Hospital, terhadap 36 wanita sehat dengan kehamilan tanpa komplikasi berturut-turut selama 20 minggu atau lebih, yang berpuasa selama bulan Ramadhan untuk mengevaluasi efek Ramadhan pada janin, pengukuran Doppler ultrasonografi dalam peningkatan diamater biparietal janin (BPD), peningkatan panjang tulang paha janin (FL), meningkatkan berat badan diperkirakan (EFBW), profil biofisik janin (BPP), indeks cairan amnion (AFI), dan rasio arteri umbilikalis sistol/diastol (S/D) rasio. 

Kortisol serum ibu, trigliserida, kolesterol total, low-density lipoprotein (LDL), high density lipoprotein (HDL), very low density lipoprotein (VLDL), dan LDL/HDL rasio juga dievaluasi sebelum dan sesudah Ramadhan. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tidak ada perbedaan signifikan yang ditemukan antara kedua kelompok usia janin, berat badan ibu, perkiraan kenaikan berat badan janin (EFWG), BPP janin, AFI, dan rasio arteri umbilikalis S/D. 

7. Penurunan glukosa dan berat badan 

Berpuasa bulan Ramadhan dapat menurunkan glukosa dan berat badan dari studi kohor yang dilakukan oleh 81 mahasiswa Universitas Teheran of Medical Sciences saat berpuasa yang melakukan evaluasi berat badan, indeks massa tubuh (BMI), glukosa, trigliserida (TG), kolesterol, lipoprotein, densitas rendah (LDL), high density lipoprotein (HDL), dan Very Low Density lipoprotein (VLDL), sebelum dan sesudah Ramadhan yang menunjukkan bahwa Puasa Ramadhan dapat menyebabkan menurunnya glukosa dan berat badan.

8. Pengaruh pada fungsi kelenjar gondok

Ternyata berpuasa di bulan ramadhan tidak mempengaruhi fungsi kelenjar gondok manusia. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, terlihat bahwa tidak terdapat perbedaan kadar plasma tiroksin (TS), tiroksin bebas, tironin triyodium dan hormon perangsang gondok (TSH) pada penderita laki-laki yang berpuasa. 

9. Pengaruh pada hormon virgisteron 

Berpuasa di bulan ramadhan juga menunjukkan bahwa tidak memberikan pengaruh pada hormon virgisteron saat melaksankana puasa. Tetapi, 80 persen populasi penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan hormon prolaktin yang berguna dan sebagai harapan baru bagi penderita infertilitas atau kemandulan wanita yang disebabkan oleh hormon prolaktin

10. Bermanfaat bagi jantung

Ternyata dalam berpuasa Ramadhan, terjadi peningkatan HDL dan apoprotein alfa 1. dan terjadi penurunan LDL yang sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Dari beberapa penelitian terlihat “chronobiological” menunjukkan bahwa saat berpuasa Ramadhan memiliki pengaruh pada ritme penurunan distribusi sirkadian dari suhu tubuh, hormon kortisol, melatonin dan glisemia yang dimana setiap perubahan tersebut berpengaruh bagi peningkatan kesehatan manusia. 

sumber :
https://sulselprov.go.id/welcome/post/manfaat-puasa-ramadhan-bagi-kesehatan

7 TIPS SEHAT MENJALANKAN IBADAH PUASA!

Bulan Ramadhan telah tiba. Saatnya umat Muslim di seluruh dunia untuk berpuasa. Selain meningkatkan keimanan kita, menahan lapar dan haus selama kurang lebih 12 jam ketika berpuasa juga memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan lho jika dilakukan dengan cara yang sehat. Gimana sih caranya supaya ibadah puasa bikin kita semakin sehat juga? Ini dia 7 tips sehat untuk menjalankan ibadah puasa yang bisa kamu praktikkan.

Tips Sehat Saat Puasa

1. Makan dengan porsi normal

Setelah berpuasa seharian, nggak jarang kita berbuka dengan makan yang banyak – baik makanan berat maupun makanan ringan. Padahal, makan yang berlebihan saat berbuka puasa bisa membuat perut kita terasa penuh dan bahkan malah bikin kita sakit lho. Menurut dr. Magdi Mohamed dari RS Burjeel Abu Dhabi, makan berlebihan saat buka puasa bisa bikin perut kita kram, bahkan bikin kita diare dan terkena gangguan gastroentritis lho. Ini karena perut kita dipaksa langsung bekerja keras setelah beristirahat seharian.

Jadi, supaya nggak sakit perut, gimana sebaiknya kita berbuka puasa? dr. Mohamed menyarankan untuk berbuka dengan makanan ringan dan air dulu, lalu dilanjutkan makan dengan porsi seperti biasa kita makan malam. Kita juga sebaiknya menghindari makanan pedas dan asam ya saat berbuka.

2. Batasi makanan manis

Suka makan dessert dan cemilan yang manis-manis? Pada saat puasa kita sebaiknya membatasi konsumsi makanan manis favorit kita ya. Ini karena ketika puasa, nggak jarang gula darah kita naik menjadi lebih tinggi dari biasanya. Ketika kita makan makanan manis terlalu banyak saat puasa, gula darah kita bisa naik menjadi terlalu tinggi lho dan malah berdampak buruk pada kesehatan kita.

Selain itu, terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis saat puasa juga bisa bikin tubuh kita lemas di siang hari lho. Ini karena gula hanya memberikan kita energi yang banyak dalam waktu sedikit aja dan setelah itu, kita akan merasa lemas, pusing, ngantuk, bahkan bisa mempengaruhi mood sehingga cepat marah. Nggak mau kan puasa kita batal karena marah-marah terus? Jadi, hati-hati dengan makanan manis ya saat puasa.

3. Perbanyak minum air putih

Ketika puasa saat cuaca sedang panas, tantangan terbesar kita adalah untuk menahan rasa haus. Kalau kita menahan haus dengan cara yang salah, tubuh kita bisa mengalami dehidrasi, kulit kering, bahkan jika parah bisa bikin kita mengalami gangguan ginjal lho. Nah, supaya ibadah puasa kita nggak terhalang sakit karena dehidrasi, ada rumus yang bisa kita gunakan untuk mengatur frekuensi dan jumlah air yang kita minum supaya puasa kita tetap sehat lho.

, saat puasa kita bisa menggunakan aturan 2-2-4 untuk minum: 2 gelas air saat sahur, 2 gelas air saat berbuka, dan 4 gelas air di malam hari. Selama puasa, hindari juga minuman manis atau mengandung kafein seperti teh dan kopi, terutama saat sahur. Minuman yang mengandung kafein, terutama jika diminum saat sahur justru bikin tubuh kita merasa haus seharian lho.

4. Makan buah dan sayur yang banyak

Saat sahur dan berbuka, daripada makan makanan yang digoreng atau junk food, sebaiknya makan buah-buahan dan sayur-sayuran yang banyak ya. Ini karena buah dan sayur umumnya mengandung serat yang tinggi dan bisa bikin kita merasa kenyang dengan kalori yang lebih sedikit. Selain itu, buah dan sayur juga mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh kita untuk menjaga daya tahan tubuh dan mencegah penyakit sehingga bikin kita lebih sehat selama bulan puasa.

Nah, supaya nggak sakit perut karena pencernaan kita kaget dengan buah dan sayur, terutama ketika berbuka puasa, ada beberapa jenis tips memilih buah dan sayur untuk dikonsumsi saat puasa nih.

, buah-buahan yang bersifat citrus seperti jeruk, lemon, atau jeruk limau sebaiknya kita hindari dulu selama puasa karena bikin perut kita kaget dengan tingkat keasamannya. Sebaliknya, pilih buah-buahan yang mengandung banyak air seperti semangka, apel, pir, dan anggur. Untuk sayur, sebaiknya kita mengkonsumsi sayuran organik saat berbuka ya, terutama jika diolah menjadi jus atau salad supaya nutrisinya nggak hilang.

5. Minum vitamin

Ketika menjalankan ibadah puasa, tubuh kita biasanya lebih rentan terkena penyakit karena nggak cukup mendapatkan nutrisi yang dibutuhkannya. Nah, supaya sistem kekebalan tubuh kita tetap kuat dan tubuh tetap sehat selama puasa, selain makan buah dan sayur, kita juga sebaiknya minum vitamin yang sekarang mudah ditemukan dalam bentuk tablet atau gummy untuk membantu tubuh kita agar tetap fit.

Di dalam multivitamin yang biasa kita konsumsi, biasanya terdapat berbagai jenis vitamin dalam satu tablet yang masing-masing memiliki manfaatnya sendiri untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Selain itu, tablet vitamin juga biasanya mengandung tambahan mineral seperti kalsium yang menyehatkan tulang, magnesium yang membuat tubuh lebih rileks, dan antioksidan untuk mencegah berbagai penyakit. Kita pun cukup mengkonsumsi vitamin sekali sehari saja saat sahur untuk menjaga kesehatan kita selama puasa seharian.

6. Lakukan olahraga kecil

Puasa bukan menjadi alasan untuk nggak olahraga sama sekali lho, karena ada beberapa jenis olahraga ringan yang bisa bikin badan kita tetap sehat tanpa menghabiskan tenaga terlalu banyak dan bikin kita lapar. Olahraga saat puasa bahkan bisa memberikan macam-macam manfaat untuk kita seperti menjaga kekuatan dan kebugaran tubuh sehingga kita tetap semangat beraktivitas.

Supaya olahraga saat puasa nggak bikin kita kelaparan atau lemas, sebaiknya pilih waktu olahraga yang tepat ya, yakni sekitar 30-90 menit sebelum berbuka puasa sehingga setelah berolahraga kita bisa langsung mengisi perut dengan makanan dan minuman. Selain itu, jenis olahraga juga perlu kita perhatikan ya. Pastikan kita memilih olahraga yang intensitasnya ringan atau sedang aja seperti yoga, pilates, barre, renang, atau sepeda.

7. Tidur yang cukup

Untuk kita yang berpuasa, tidur penting banget untuk kelancaran ibadah kita lho. Tidur yang cukup bisa meningkatkan daya tahan tubuh kita sehingga bikin kita nggak gampang sakit saat puasa, mengurangi stres, memperbaiki mood, dan membuat kita lebih mampu berkonsentrasi serta berpikir kreatif saat puasa seharian. Tidur yang cukup juga bisa menjadi sumber tenaga kita ketika waktunya berpuasa seharian lho.

Tidur malam yang cukup adalah sekitar 6-8 jam setiap malam. Nah, supaya kita bisa mendapat tidur yang cukup di tengah kesibukan kita, ada beberapa tips yang bisa kita coba seperti mengurangi penggunaan alat elektronik sebelum tidur, menyiapkan sahur segera setelah selesai berbuka untuk dipanaskan, atau menggunakan aromatherapy.