Cara Merekrut Downline Secara Online

Saat ini MLM sudah berkembang cara/metodenya ke digital marketing, tidak sedikit diantara kita pasti melihat penawaran peluang bisnis MLM di social media, dll. Mungkin anda pun melakukan hal yang, tapi bagaimana hasilnya? Gak maksimal?

Ikuti Tips berikut..

1. STOP Penawaran
Yes.. Stop penawaran bisnis dan produk anda di depan, karena prospek melihat anda sama saja dengan member lain. Anda tidak ada istimewanya sebagai calon upline, prospek bisa saja mencari tahu di google, siapa top leader di MLM anda dan join dengan mereka.Cara merekrut downline adalah seni, jadilah networker yang profesional.

2. Branding Diri Anda
Saya melihat banyak member mem-branding nama mereka dengan nama perusahaan dan produk, sekali lagi prospek dengan mudah nya mngetahui anda di MLM tersebut. Branding lah diri anda, ya nama anda sebagai network marketer sejati, ini adalah cara merekrut downline dengan elegan yaitu membuat prospek jatuh hati kepada anda.

3. Stop Spaming
Pernahkah anda lihat seseorang ya mempromosikan produk atau bisnisnya di komentar social media? padahal postingannya tidak sesuai dengan produk atau bisnisnya. Dan apakah anda pernah klik iklan spam tersebut? Nyaris gak pernah? Sama…. 🙂

Cara merekrut downline dengan promosi mengotori group orang lain, mem-blast email, broadcast, Tidak akan berhasil!! Gak percaya? Coba aja.. 🙂 bisa jadi anda di delete, di unfriend, dan di block.

Bisnis MLM bukan tentang selalu mempromosikan bisnis dan produk anda, tetapi bagaimana anda bisa menjalin hubungan baik dengan prospek dan membuat mereka datang pada anda.

4. Bagikan Nilai
Prospek bisa datang mendekat kepada anda karena anda memberikan nilai, yaitu tips, mindset, motivasi berupa blog artikel, maupun video. Prospek mulai mengenal anda, mulai percaya pada anda, anda akan di anggap sebagai ahli, dan saat ini lah prospek akan join kepada anda. Bergabunglah di facebook group, google plus community, yang topiknya berhubungan dengan produk dan bisnis anda, ingat jangan spam, bacalah pertaturan di group tersebut, bagikan tips-tips dan pengalaman anda seputar produk dan bisnis anda.

Perlahan orang akan mencari tahu siapa anda, apa bisnis anda.

5. Jangan Gunakan Website Replika
Saya sering melihat banyak member MLM menyebarkan link website replika perusahaan dari bisnis mereka, dengan semangat posting sana sini link, dicantumkan juga di profil social medianya.. dan berharap ada yang klik, ada yang tertarik, ada yang join bisnis atau beli produknya. Percayalah.. cara ini tidak akan berhasil merekrut 1 orang pun ke dalam bisnis anda.

Dengan mudahnya orang akan mencaritahu lewat google tentang perusahaan anda, produk, dan bisnisnya. Dan jika prospek menemukan berita negatif tentang bisnis, atau mereka melihat sosok leader/upline yang lebih profesional, mereka tidak akan bergabung kepada anda.

 

Yuk member yubofast tetep semangat mencari downline dengan lebih berkah agar rezeki lebih mengalir dan banyak. Semangat !!!

 

 

 

 

 

 

 

sumber : http://leejuan.com/cara-merekrut-downline.html

Pengertian Marketing Plan, Tujuan, Manfaat, dan Cara Menyusun

Pengertian Marketing Plan, Tujuan, Manfaat, dan Cara Menyusun Marketing Plan Lengkap – Rencana Pemasaran atau Marketing Plan adalah penerapan yang telah direncanakan dari sumber daya pemasaran untun mencapai tujuan pemasaran. Ini berarti, Rencana Pemasaran adalah suatu proses sistematis dalam merancang dang mengkoordinsikan keputusan pemasaran. Rencana pemasaran akan memfokuskan pada pengumpulan informasi, format penyebaran informasi dan struktur pengembangan dan pengoordinasikan respon strategik dan taktikal perusahaan.

Pengertian Marketing Plan, Tujuan, Manfaat, dan Cara Menyusun Marketing Plan Lengkap

Selain itu, adapula pengertian marketing plan menurut para ahli yaitu menurut MC Donald. Menurutnya Perencanaan Pemasaran Strategis adalah proses manajemen yang mengarah pada perencanaan pemasaran. Perencanaan tersebut merupakan urutan logis dan rangkaian aktivitas kearah penetapan tujuan pemasaran dan perumusan rencana untuk mencapai tujuan.

Rencana pemasaran mencakup strategi pemasaran secara keseluruhan, penetapan harga, taktik penjualan, jasa dan kebijakan jaminan, iklan dan promosi, distribusi, keinginan pada produk, riset pasar atau market research. Adapun langkah untuk melakukan riset pasar yaitu:

  • Mengidentifikasi masalah
  • Mengunpulkan data
  • Menganalisa dan menafsirkan data
  • Menarik Kesimpulan dan melakukan tindakan

Tujuan Rencana Pemasaran
Tujuan Marketing Plan adalah untuk identifikasi dan kreasi keunggulan kompetetif. Perencanaan pemasaran merupakan bentuk nyata perusahaan untuk memberikan tanggapan strategis pada pola persaingan global yang berubah terdiri atas:

  • Penyesuaian ukuran bisnis
  • Perubahan lingkup produk maupun pasar
  • Penciptaan hubungan jaringan kerja yang baru dengan organisasi lainnya

Manfaat Recana Pemasaran
Adapun manfaat Marketing Plan, diantaranya:

  1. Untuk mencapai koordinasi aktivitas yang lebih baik.
  2. Untuk mengidentifikasi perkembangan yang diharapkan.
  3. Untuk meningkatkan kesiapan organisasi untuk berubah.
  4. Untuk meminimalkan respon tak rasional hingga respon tak diharapkan.
  5. Untuk mengurangi konflik tentang seharusnya organisasi bergerak.
  6. Untuk meningkatkan komunikasi.
  7. Untuk mendesak manajemen berpikir secara sistematis.
  8. Untuk memperluas penyesuaian sumber daya yang ada untuk memperoleh peluang pilihan.

Masalah Yang Muncul Akibat Kurangnya Rencana Pemasaran
Adapun masalah yang akan muncul jika marketing plan kurang, diantaranya:

  • Peluang yang hilang untuk mendapatkan laba
  • Angka yang tidak berarti dalam rencana jangka panjang
  • Tujuan yang tak realistis
  • Kurangnya informasi pasar yang bisa dilakukan
  • Perselisihan antar fungsional
  • Kegagalan manajemen
  • Perkembangan produk dan pasar
  • Pengeluaran promosi yang percuma
  • Penentuan harga yang terlalu membingungkan
  • Semakin melemah pada perkembangan bisnis
  • Hilangnya kendali pada bisnis minimum marketing plan, yang meliputi tujuan pemasaran dan strategi pemasaran, strategi bauran pemasaran, deskripsi tentang produk, strategi penetapan harga, rencana promosi dan penetapan produk.

Cara Menyusun Marketing Plan
Adapun cara atau langkah-langkah pokok menyusun marketing plan, yaitu:

Melakukan Analisis Situasi
Pada tahap ini, analisis yang dilakukan yaitu analisis SWOT (streghts, weaknesses, opportunities dan threats). Analisis ini meliputi peluang dan masalah yang disebabkan oleh trend dan situasi pembeli, pesaing, biaya dan juga regulasi. Selain itu, di dalam analisis ini juga mencakup kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan.
Menetapkan Tujuan atau Sasaran
Tujuan atau sasaran dirumuskan secara spesifik dan mengidentifikasi tingkat kinerja yang diharapkan untuk dicapai organisasi pada waktu tertentu pada masa mendatang dengan mempertimbangkan realitas masalah dan peluang lingkungan serta kekuatan dan kelemahan perusahaan miliki.

Menyusun Strategi dan Program
Berdasarkan tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya, pengambil keputusan lalu merancang strategi atau tindakan jangka panjang untuk mencapai tujuan dan juga program atau tindakan jangka pendek spesifik untuk mengimplementasikan strategi.

Hasil perencanaan pemasaran berfokus pada konsumen. Hal ini bisa menghasilkan keunggulan bersaing melalui harga yang lebih rendah di bandingkan para pesaing untuk manfaat yang sama atau keunikan manfaat yang bisa menutupi harga yang tinggi.

sumber : https://www.sekolahpendidikan.com/2017/07/pengertian-marketing-plan-tujuan.html

Strategi Menjalankan Bisnis MLM di Internet

Bisnis MLM atau Network Marketing yang dikerjakan secara online dapat menggunakan strategi, metode maupun teknik-teknik dari internet marketing atau digital marketing.

Justru dengan adanya internet, bisnis MLM dapat dijalankan dengan maksimal.

Meskipun begitu, hingga saat ini kegiatan bisnis MLM masih banyak yang offline daripada yang online, terutama bisnis MLM di Indonesia.

Kegiatan online para pebisnis MLM yang sering dijumpai masih sebatas promosi melalui media sosial, forum-forum, dan pembuatan website sederhana.

Masih jarang pebisnis MLM yang benar-benar menggunakan dan menerapkan STRATEGI KHUSUS Internet Marketing untuk menjalankan bisnisnya secara online.

Pelaku bisnis MLM yang sudah jenuh dengan cara pemasaran yang itu-itu saja dan membosankan mulai mencari cara yang benar untuk menjalankan bisnisnya secara online.

Sayangnya, panduan internet marketing khusus untuk bisnis MLM masih sangat minim, terutama panduan berbahasa Indonesia.

Artikel ini sebenarnya bukan panduan khusus untuk bisnis MLM. Karena pada kenyataanya, strategi ini dapat diterapkan untuk bisnis apapun, selain bisnis MLM.

Ok… kita langsung saja.

Strategi online untuk bisnis MLM sebenarnya hampir sama dengan cara-cara offline.

Pada intinya adalah : Daftar Nama -> Presentasi -> Follow UP

Yang membedakan adalah medianya saja.

Sayangnya banyak yang salah langkah.

Hampir 90% pelaku bisnis MLM yang menjalankan bisnisnya secara online melakukan kesalahan ini :

1. No Target Market

Tidak punya target pasar untuk bisnisnya. Dengan kata lain semua orang menjadi target pemasarannya, semua orang dianggap prospek.

Padahal dalam kegiatan pemasaran offline bisnis MLM kita diajarkan untuk menentukan mana prospek yang potensial dan yang tidak.

Di media online pun semestinya begitu.

Ketika menggunakan Facebook misalnya. Tidak semua orang dapat kita jadikan prospek. Tidak semua orang dapat kita presentasi. Jadi jangan promosikan bisnis Anda kepada semua orang.

Seleksi mereka. Temukan orang-orang yang benar-benar tertarik, cocok dan mampu menjalankan bisnis MLM dalam jaringan Anda.

2. Spamming

Jika Anda masih menggunakan promosi seperti pada gambar berikut ini, maka bertobatlah sekarang juga.

PromoScam - Online MLM Branding - www.onlinemlmbranding.com

 

Jika Anda membaca posting dalam gambar di atas, apakah Anda tertarik dengan penawarannya? Atau malah menjadi muak?

Ini bukan masalah apakah bisnisnya resmi atau bodong. Bukan tentang apakah bisnisnya menarik atau tidak. Bukan juga apakah money game atau tidak. Dan bukan pula tentang apakah potensi bisnisnya menguntungkan atau tidak.

Sebagus apapun, sehebat apapun, seresmi apapun bisnis Anda, tapi jika cara promosinya seperti di atas, maka tidak akan ada yang tertarik. Justru dengan menggunakan cara promosi seperti di atas dapat membuat citra bisnis Anda menjadi buruk.

Hal ini diperparah dengan postingan terus-menerus dan dimana saja. Bahkan di kolom komentar status orang lain, inbox teman Facebook dan timeline orang lain. Saya yakin Anda pun akan risih jika mendapat spamming seperti itu di Facebook.

Jadi masalahnya ada pada “cara”.

Cara-cara spamming tersebut sangat tidak beretika. Mending jika membuat orang lain beli produk atau bergabung jadi member.

Kenyataannya, cara tersebut justru membuat prospek lari dan muak terhadap bisnis MLM.

3. Hit & Run

Di bisnis MLM, siapa sih yang nggak mau dapat konsumen atau downline baru?

Baik Anda maupun saya, pasti menginginkannya.

Kecuali mereka yang bergabung di bisnis MLM hanya untuk dapat membeli produk dengan harga member yang lebih murah dari harga konsumen.

Tidak dapat dipungkiri, para pelaku bisnis MLM tentunya menginginkan mendapatkan downline dengan mudah.

Dan dunia online memfasilitasi hal itu. Anda dapat memperoleh downline baru dengan lebih mudah.

Permasalahannya muncul, ketika banyak orang yang hanya ingin dapat downline dan pembeli produk sebanyak-banyaknya saja.

Lalu pergi menikmati untung.

Ini yang namanya Hit & Run.

Ini soal mindset dan mental.

Kesuksesan di Bisnis MLM tidak bergantung pada banyaknya downline yang dapat kita rekrut. Tapi bagaimana kita dapat membantu orang lain untuk sukses di bisnis ini. Semakin banyak downline yang kita bantu mencapai sukses, sudah dipastikan kita akan sukses.

Jadi, untuk sukses di bisnis MLM kita harus memiliki mindset membantu orang lain.

Mengajak orang untuk bergabung dalam jaringan kita artinya kita harus sudah siap untuk membantu mereka mencapai kesuksesan. Bukan malah menghilang setelah prospek bergabung.


Ketiga hal di atas adalah tiga dari sekian banyak kesalahan yang dilakukan oleh pelaku bisnis MLM rata-rata di internet.

Jadi, jangan jadi pebisnis MLM yang rata-rata ya….

Mari kita buat perubahan.

Lalu bagaimana kita dapat memperbaiki kesalahan? Berikut langkah-langkahnya.

1. Jangan cuma punya impian besar saja, Anda harus punya GOAL

Apa beda Impian dengan GOAL?

Impian adalah keinginan Anda yang ingin Anda wujudkan dalam hidup Anda, biasanya jangka panjang. Contoh : memiliki rumah sendiri, punya mobil pribadi, penghasilan ratusan juta, dll.

GOAL adalah hal-hal yang harus Anda selesaikan untuk mencapai kesuksesan, biasanya jangka pendek. Contoh : Anda ingin punya website untuk bisnis MLM Anda, goalnya :

  • Hari 1 : Beli domain dan sewa hosting
  • Hari 2 : Install CMS wordpress
  • Hari 3 : Tulis Artikel
  • Hari 4 : Buat halaman penawaran bisnis
  • dst

Meskipun tampak sederhana, tapi banyak yang gagal mencapai kesuksesan karena tidak memiliki goal.

Goal seperti anak tangga, dan bagian paling puncak adalah kesuksesan.

2. Tentukan Target Market untuk prospek Anda

To-the-point aja. Target Market itu penting.

Berkecimpung di dunia bisnis dan marketing itu wajib hukumnya menentukan target market.

Untuk menentukan target market untuk prospek bisnis MLM, ini dia poin-poinnya :

  • Rentang usia
  • Tempat tinggal
  • Pekerjaan
  • Hobi
  • Minat
  • Kegiatan sehari-hari
  • Penghasilan
  • Kebiasaan
  • DLL

3. Dilarang Spamming

Cukup jelas ya mengapa spamming dilarang.

Selain tidak beretika, spamming justru membuat prospek Anda lari.

4. Jangan langsung promosi, berikan informasi gratis dulu

Meskipun gratis, informasinya harus bermanfaat.

Misalkan blog strategimanajemen.net, menurut Anda mengapa blog tersebut memiliki trafik yang tinggi?

Karena artikel-artikelnya sangat bermanfaat dan dapat dibaca secara cuma-cuma tanpa harus membayar (gratis).

5. Milikilah Website Profesional

Kalau mau nangkap ikan besar, alat pancingnya juga harus besar dan kuat.

Kalau alat pancingnya kecil dan buat nangkap ikan besar, dipastikan patah duluan. Tul?

Jika mau mendapatkan prospek yang potensial, Anda harus profesional.

Jangan pakai blog gratisan jika bisnis MLM Anda bukan bisnis ecek-ecek.

Serius. Ini penting.

Sisihkan dana Anda untuk membeli domain dan menyewa hosting.

6. Jadilah Manusia

Mungkin Anda bingung.

“Lho saya kan memang manusia, kok harus jadi manusia ini gimana?”

Saya yakin semua pebisnis MLM itu adalah manusia.

Tapi sayangnya, ketika berbisnis di media online malah banyak yang jadi robot.

Misalkan di Facebook…

Karena Facebook adalah media sosial, maka bersosialisasilah. Sapalah teman-teman Anda. Kalau ulang tahun ucapkan selamat. Gunakan fasilitas Facebook Messenger untuk berinteraksi dengan mereka. Ngobrol, ajakin ketemuan, dll.

Kerja robot itu salah satunya copy-paste. Punya teman baru di Facebook, langsung paste promosi lewat Facebook Messenger.

Oleh karena itu jadilah manusia. Jangan copy-paste promosi seperti robot.

7. Carilah Partner Bisnis, bukan Downline

Downline, upline dan crossline itu hanya untuk menunjukkan posisi Anda dan orang lain dalam peta jaringan bisnis.

Anda, upline dan downline itu adalah partner bisnis atau mitra bisnis.

Hubungan Anda dengan partner bisnis adalah kerja sama, kerja bersama-sama. Bukan dia kerja, Anda terima hasil. Atau sebaliknya.

Jika Anda ingin punya mitra yang teachable, maka jadilah teachable. Jika Anda ingin punya mitra yang siap kerja keras, Anda harus kerja keras duluan.

Jadi carilah orang yang bisa Anda ajak bersama-sama membangun bisnis hingga sukses.


Lalu strateginya bagaimana?

Sebenarnya strategi marketing bisnis MLM di internet itu cukup sederhana.

Yang harus Anda siapkan adalah :

  • Website profesional
  • Landing Page berisi halaman penawaran bisnis
  • Landing Page berisi halaman lead magnet
  • Artikel-artikel bermanfaat dan berkualitas
  • Channel Media Sosial : Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, dll
  • Layanan Email Marketing. Contoh : Getresponse, Aweber, Mailchimp, Mailpoet, dll.
  • Lead Magnet. Contoh : Ebook, Video tutorial, dll

Langkah-langkah :

  1. Buat dan promosikan artikel sesering mungkin. Anda bisa share ke media sosial
  2. Hubungkan Halaman Landing Page Lead Magnet dengan layanan email marketing
  3. Promosikan artikel dan halaman landing page lead magnet
  4. Ketika pengunjung mulai berdatangan untuk membaca artikel di website Anda, mereka diarahkan untuk ke halaman landing page untuk lead magnet.
  5. Setelah pengunjung melakukan pendaftaran email, maka Anda dapat mengirimkan pesan secara rutin melalui email mereka
  6. Anda dapat menawari mereka untuk masuk ke halaman landing page yang berisi penawaran bisnis MLM Anda

Catatan :

  • Yang Anda promosikan adalah artikelnya. Jadi pastikan artikelnya berkualitas dan bermanfaat bagi pembaca.
  • Jangan promosikan halaman website Anda, promosikan artikel dalam website Anda.

Langkah-langkah di atas dapat membantu Anda memperoleh prospek dan mitra bisnis MLM Anda tanpa harus mengalami penolakan. Karena prospek yang menolak tidak akan bilang kepada Anda

 

Yuk, semangat para member Yubofast, semoga artikel diatas membantu !

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : https://onlinemlmbranding.com/blog/strategi-menjalankan-bisnis-mlm-di-internet/

7 Kopi Termahal di Dunia, Nomor 1 dari Indonesia

Kopi merupakan salah satu jenis minuman yang banyak digemari masyarakat. Kopi dibudidayakan di seluruh dunia di lebih dari 70 negara, dan dikonsumsi di ratusan negara.

Sejak jaman dahulu, kopi biasanya dihidangkan mulai pada upacara keagamaan, kepada tamu terhormat, hingga untuk dikonsumsi sehari-hari, seperti sebelum bekerja atau saat bersantai.

Ada banyak varietas dari kopi, mulai dari jenis tanaman hingga metode pemrosesannya. Jenis dan metode pemrosesan yang berbeda di berbagai daerah memberikan tekstur aroma dan rasa yang berbeda. Semakin berkembangnya metode dan teknologi yang digunakan, standar dan kualitas dari secangkir kopi pun bertambah.

Berikut adalah 7 kopi termahal dunia dilansir dari laman therichest.com, Senin (11/1/2016):

7. Los Planes (Citala, El Salvador) – Rp 555.000 per 500 gram

Jenis kopi ini tumbuh dan dibudidayakan di daerah Citala, El Salvador. Selain memiliki kualitas yang bagus, biji kopi ini juga memiliki aroma dan rasa yang enak.

Los Planes sendiri merupakan nama sebuah perkebunan milik José Onofre Ticas yang kemudian memiliki cucu bernama Sergio Yeyes Ticas yang mengembangkan biji kopi jenis Bourbon dan Pacamara.

Perkebunan ini terletak di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut dan ditanam di seperempat bagian dari luas total 170 hektare (ha). Untuk rasa, Los Planes sarat dengan rasa buah yang kuat, meliputi kacang-kacangan, kismis, plum, dan melon.

Blue Mountain (Wallenford Estate, Jamaika)

6. Blue Mountain (Wallenford Estate, Jamaika) – Rp 680.000 per 500 gra

Kopi ini dinamakan Blue Mountain karena kopi ini tumbuh di daerah Blue Mountains, Jamaika. Kopi yang dibandrol dengan harga US$ 49 per setengah kilogram atau sekitar Rp 680.000 ini memiliki keunikan tersendiri di rasanya yang pahit namun ringan.

Selama satu dekade terakhir, kopi ini merupakan salah satu jenis yang paling digemari dan dicari oleh banyak orang. Sekitar 80 persen produk kopi ini diekspor ke Jepang.

5. Fazenda Santa Ines (Minas Gerais, Brazil) – Rp 694.000 per 500 gram

Produk kopi asal Minas Gerais, Brasil ini menjadi salah satu kopi termahal di dunia karena rasanya yang enak dan manis bagaikan karamel.

Selain itu kopi ini juga sangat spesial karena masih di budidayakan dengan cara tradisional. Kopi ini dibandrol dengan harga US$ 50 atau setara dengan Rp 694.000 per 500

El Injerto (Huehuetenango, Guatemala)

4. El Injerto (Huehuetenango, Guatemala) – Rp 708.000 per 500 gram

Kopi ini berasal dari Huehuetenango, Guatemala. Pada tahun 2006, kopi yang diproduksi oleh El Injerto ini mampu membawa pulang piala dari Excellence.

Berkat hal tersebut, harga kopi ini mampu melonjak tajam dengan harga US$ 51 atau setara dengan Rp 708.000 per gram.

3. St. Helena Coffee Company Island (St. Helena) – Rp 1,09 juta per 500 gram

Pulau St. Helena yang terletak sekitar 1.200 kilometer (km) dari pantai Afrika merupakan tempat budidaya kopi St. Helena.

Popularitas kopi ini naik berkat biji kopi ini pertama kali ditemukan oleh Napoleon Bonaparte ketika mengunjungi Pulau St. Helena. Kopi ini dijual dengan harga US$ 79 atau Rp 1,09 juta per 500 gram

2. Hacienda La Esmeralda (Boquete, Panama) – Rp 1,4 juta per 500 gram

Kopi ini hanya tumbuh di daerah Boquete, Panama. Orang-orang di seluruh dunia menyukai kopi ini karena rasanya yang unik. Dibudidayakan di bawah nuansa pohon jambu tua membuat kopi ini memiliki rasa dan kualitas yang bagus.

1. Kopi Luwak (Indonesia)- Rp 2,08 juta per 500 gram

kopi luwak asal Indonesia menempatkan posisi pertama dari daftar kopi termahal di dunia. Biji kopi luwak didapatkan dari kotoran hewan luwak yang suka memakan biji kopi.

Dibanderol dengan harga US$ 150 atau Rp 2,08 juta per 500 gram, kopi ini memiliki rasa yang enak, unik dan aroma yang harum. Tidak hanya di Indonesia, di Amerika Serikat juga ada kedai yang menyediakan kopi luwak.

 

 

 

 

 

 

 

sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/2408988/7-kopi-termahal-di-dunia-nomor-1-dari-indonesia

51 Cara Promosi Bisnis Penjualan Teh Celup dan Strategi Pemasarannya

Bagi pengusaha Penjualan Teh Celup yang serius mengembangkan bisnis Penjualan Teh Celup, mereka menyadari bahwa aktivitas pemasaran dan promosi usaha Penjualan Teh Celup harus dilakukan lewat berbagai cara untuk mencapai kesuksesan. Di halaman ini, kami akan memberikan 50 cara mempromosikan usaha Penjualan Teh Celup agar usaha Penjualan Teh Celup tersebut mencapai kesuksesan.

Namun sebelum kami menjelaskan lebih jauh, izinkan kami memberikan penjelasan sedikit tentang Strategi Pemasaran. Pemasaran adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.

Pada umumnya kegiatan pemasaran berkaitan dengan koordinasi beberapa kegiatan bisnis. Strategi pemasaran ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:

1. Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
2. Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran (dari sudut pandang penjual):
1. Tempat yang strategis (place),
2. Produk yang bermutu (product),
3. Harga yang kompetitif (price), dan
4. Promosi yang gencar (promotion).

Dari sudut pandang konsumen:
1. Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
2. Biaya konsumen (cost to the customer),
3. Kenyamanan (convenience), dan
4. Komunikasi (comunication).

Saat ini ada satu strategi pemasaran yang sedang gencar dilakukan oleh banyak orang, yaitu berpromosi online melalui website. Anggaplah website adalah markas besar untuk bisnis Penjualan Teh Celup Anda. Maka dengan adanya website, melalui cara-cara promosi yang akan segera kami sebutkan ini, Anda akan mempromosikan website sekaligus mempromosikan usaha Penjualan Teh Celup. Dimana di website tersebut akan berisi produk, harga, layanan, alamat, testimoni, dan lain sebagainya. Mengapa demikian? Karena seharusnya website akan mendukung bisnis Penjualan Teh Celup jika diintegrasikan antara promosi offline dan online.

Berikut beberapa alasan mengapa promosi website untuk Penjualan Teh Celup perlu juga dilakukan secara offline dan online:

  1. Tidak semua calon konsumen potensial memiliki waktu untuk mencari website Anda, bahkan mungkin tidak mau susah-susah mencari. Ketika website Anda diingat pertama kali, maka mereka akan mencari cara untuk dapat mengakses website Anda dan jika beruntung, terjadilah transaksi.
  2. Tidak semua orang yang biasa menggunakan internet sekalipun mengerti cara memanfaatkan search engine untuk memenuhi kebutuhan mereka, bahkan mungkin tetap bertanya orang di sekitar mereka. Sehingga, jika Anda beruntung website Anda-lah yang akan diakses, dan terjadilah transaksi.
  3. Kini untuk menaikkan ranking di search engine sudah semakin ketat persaingannya sehingga kecil kemungkinan bagi calon konsumen untuk menemukan website Anda. Jika website Anda sudah ada di benak mereka, maka mereka tidak perlu lagi mencari apa yang mereka butuhkan melalui search engine.
  4. Hukum probablilitas untuk pemasaran berlaku. Semakin banyak orang mengenal website Anda melalui berbagai macam cara promosi, maka akan semakin banyak calon-calon konsumen yang akan menjadi konsumen serius.
  5. Dimana ada kesempatan bertemu dengan kesiapan, disitulah keberuntungan berada. Ungkapan ini mungkin cocok bagi Anda yang mempromosikan website melalui berbagai macam cara.

Ilustrasi Integrasi Promosi Offline dan Website (online)

Promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi, produsen atau distributor mengharapkan kenaikannya angka penjualan. Tujuan promosi diantaranya adalah:
1. Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
2. Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit/laba
3. Untuk mendapatkan konsumen baru dan menjaga kesetiaan konsumen
4. Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
5. Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
6. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.
7. Mengubah tingkah laku dan pendapat konsumen.

Nah, dari ketujuh tujuan promosi diatas, berikut adalah 50 teknik promosi website yang nantinya akan berisi profil bisnis Penjualan Teh Celup Anda. Sehingga, begitu mereka mengakses website Anda, Anda juga sekaligus mempromosikan usaha Penjualan Teh Celup Anda di website tersebut.

Ketika melakukan aktivitas promosi yang kami sebutkan dibawah, jangan lupa untuk selalu memberitahukan alamat website Anda ke calon konsumen Anda.

1. Memasang iklan baris di koran.
2. Memasang iklan di buku telepon (yellow pages).
3. Menyebarkan katalog promosi dan iklan di pusat perkulakan.
4. Mendekati calon konsumen lewat telepon secara aktif.
5. Mendatangi langsung konsumen yang potensial.
6. Berpromosi lewat surat (direct mail).
7. Menjadi pembicara di seminar, dan bicarakan hal-hal yang hanya dikuasai.
8. Menjadi pembicara tamu acara dialog di radio.
9. Membuat data konsumen lengkap dengan alamat dan kontaknya. Jaga terus agar tetap up to date.
10. Membangun citra perusahaan dengan kop surat yang menarik.
11. Merancang brosur yang menjelaskan keuntungan produk.
12. Mengembangkan cara pemesanan lewat jarak jauh (delivery) seperti lewat surat, email, SMS, Telpon, BBM atau media lainnya
13. Membuat tempat khusus untuk memamerkan usaha Penjualan Teh Celup
14. Merancang pemasaran jarak jauh (telemarketing)
15. Membuat logo perusahaan sesuai dengan citra yang dibangun
16. Menerbitkan bulletin yang berkaitan dengan usaha yang dimiliki, paling tidak 3 bulan sekali
17. Mencetak kalender dan membagikannya sebagai souvenir.
18. Membuat kampanye sosial yang berkaitan dengan bisnis Penjualan Teh Celup.
19. Membuat stiker dengan logo dan slogan perusahaan dan membagikannya
20. Membuat kaos dengan logo dan nama perusahaan lalu membagikannya.
21. Menjajaki promosi dengan perusahaan lain yang bukan pesaing.
22. Memasang iklan di media cetak mingguan atau bulanan seperti majalah, bulletin, atau tabloid.
23. Memanfaatkan promosi patungan untuk menghemat biaya promosi
24. Berterimakasih pada konsumen dengan mengirimi surat
25. Menjaga hubungan dengan konsumen dengan mengirimkan kartu ucapan
26. Memasang profil perusahaan di Koran dan majalah yang biasa di baca calon konsumen sasaran
27. Menyewa agen periklanan atau humas (Public Relation)
28. Menyelenggarakan kontes atau sayembara yang bersifat promosi
29. Menyelenggarakan seminar yang khusus membahas produk atau jasa yang ada di perusahaan
30. Menyelipkan brosur, katalog promosi atau bahan promosi lain ke dalam tagihan yang dikirim
31. Mencari calon konsumen di pameran-pameran.
32. Mencari calon konsumen di perkumpulan atau komunitas yang berhubungan dengan bisnis Penjualan Teh Celup
33. Menari calon konsumen di seminar-seminar.
34. Mencari konsumen potensial di majalah atau koran
35. Mengemas brosur, daftar harga, dan surat menyurat dalam tempat khusus untuk konsumen.
36. Memasang papan penunjuk yang mengarahkan ke kantor Anda.
37. Menyebarkan brosur yang diselipkan di wiper kaca mobil.
38. Mencetak kalimat bersifat promosi pada kertas promosi atau amplop.
39. Memasang logo dan nama perusahaan di kendaraan perusahaan.
40. Membuat daftar produk, lengkap dengan gambar.
41. Menyiapkan video tentang profil perusahaan.
42. Menyiapkan proposal yang ditawarkan untuk mengantisipasi kebutuhan konsumen.
43. Menyiapkan contoh produk gratisan.
44. Menyediakan kesempatan pada calon konsumen untuk melihat-lihat proses produksi.
45. Mensponsori acara amal.
46. Menyebarkan kartu nama ke kenalan, saudara, teman, atau siapa saja.
47. Membuat mug dan membagikannya sebagai cinderamata
48. Membuat topi sebagai hadiah
49. Menerbangkan balon berisi logo perusahaan pada acara-acara tertentu
50. Beriklan di media elektronik seperti radio dan televisi
51. Pasang papan iklan di reklame, halte bus, dan tempat-tempat strategis

Demikianlah 51 cara promosi bisnis Penjualan Teh Celup dan strategi pemasarannya. Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi Anda dalam menjalankan usaha Penjualan Teh Celup

 

 

 

 

sumber : http://www.beresweb.com/50-cara-promosi-bisnis-penjualan-teh-celup-dan-strategi-pemasarannya/