Manfaat Jintan Hitam/Habb atussauda Bagi Kesehatan

1. Ampu Untuk Mengobati Asma

Thymoquinone, salah satu unsur aktif utama dalam Nigella sativa (jintan hitam), lebih unggul dari pada obat fluticasone untuk mengatasi asma studi kasus pada hewan. Studi lain, dengan menggunakan subyek manusia menemukan bahwa ekstrak air jintan hitam yang direbus memiliki efek antiasthmatic yang kuat untuk mendukung membuka saluran asma.

Riset lain yang dilakukan telah membuktikan bahwa mengkonsumsi ekstrak jintan hitam dengan mulut meningkatkan batuk, mengi, dan fungsi paru-paru pada penderita asma. Namun, black seed mungkin tidak seefektif obat teofilin atau salbutamol.

2. Herbal Anti Alergi

Tahun 1993 Nirmal Chakravaty MD, dalam penelitiannya membuktikan kristal nigellone memberikan efek supressive, kristal inilah yang menghambat sebuah zat yang memmicu pelepasan histamin. Histamin ini yang dilepaskan tubuh yang berakibat pada reaksi alergi, contohnya asma. Senyawa minyak pada jintan vitam bersifat volatil (mudah menguap). Pemberian minyak ini sangat baik untuk penderita asma.

3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Jintan hitam dapat meningkatkan pertumbuhan sel-sel T sebagai pembunuh yang alami. Pernyataan Direktur Institut Imunologi pada Universitas Munich, mengiyakan ekstrak jintan hitam digunakan sebagai bioregulator. Hal ini menunjukkan, jintan hitam dapat melawan penyakit yang menyerang sistem imunitas tubuh seperti timbulnya gejala kanker.

4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Jintan hitam dapat meningkatkan pertumbuhan sel-sel T sebagai pembunuh yang alami. Pernyataan Direktur Institut Imunologi pada Universitas Munich, mengiyakan ekstrak jintan hitam digunakan sebagai bioregulator. Hal ini menunjukkan, jintan hitam dapat melawan penyakit yang menyerang sistem imunitas tubuh seperti timbulnya gejala kanker.

5. Menetralisir Racun

Racun yang mengganggu organ vital dalam tubuh seperti hati dan paru-paru dapat mengakibatkan kinerja organ tersebut. Kandungan saponin yang terdapat pada jintan hitam, membersihkan racun dalam tubuh. Gangguan pernapasan maupun gejala diare yang disebabkan oleh racun dapat dikurangi.

6. Anti Bakteri Pada Saluran Pencernaan

Penelitian yang hasilnya dapat dilihat pada jurnal Farmasi Pakistan menunjukkan, strainbakteri V Colera dan E Coli dapat dibunuh dengan minyak volatil pada jintan hitam yang lebih baik dari Ampicillin.

7. Meningkatkan Konsentrasi Otak

Asam linoleat (omega 6) dan asam linolenat (omega 3) sangat membantu memberikan nutrisi yang baik untuk meningkatkan kecerdasan otak dan juga membantu melancarkan peredaran darah ke otak.

8. Sumber Nutrisi Sehat

Asam amino yang dihasilkan oleh tubuh tidak dapat mencukupi kebutuhan yang diperlukan tubuh. Jintan hitam yang mengandung 9 jenis asam amino essensial, tentunya sangat baik untuk dijadikan suplemen.

9. Mengatasi Penyakit Diabetes

Dua gram jintan hitam sehari dapat mengurangi glukosa yang dihasilkan tubuh, penurunan resistensi insulin, peningkatan fungsi sel-beta, dan mengurangi hemoglobin glikosilasi (HbA1c) pada subyek manusia.

sumber : https://manfaat.co.id/manfaat-jintan-hitam

Habbatussauda, Rahasia Sehat dari Tanah Arab

Habbatussauda atau bisa disebut dengan nama jintan hitam telah lama dikenal sebagai ‘biji dengan segala berkah’ di Jazirah Arab. Bahkan, selama lebih dari 2000 tahun, herbal ini telah ditemukan dalam makam Raja Mesir Tutankhamun.

Dalam Islam, mengonsumsi habbatussauda telah dianjurkan sejak lama oleh Nabi Muhammad karena dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Selain itu banyak penelitian menyebutkan beragam manfaat kesehatan dari biji dengan nama latin Nigela Sativa.

Apa sebenarnya kelebihan dari habbatussauda? berikut manfaat kesehatan yang terdapat dalam habbatusauda untuk mengatasi beberapa penyakit.

1. Diabetes tipe dua
Habbatussauda dapat meregulasi gula darah dalam tubuh. Ketika gula darah teregulasi dapat berpengaruh pada insulin. Penelitian mengungkap, dengan mengonsumsi 2 gram habbatussauda, glukosa dapat menurun secara signifikan. Manfaat lainnya juga dapat meningkatkan fungsi sel beta dalam pankreas.

2. Asma
Penelitian menemukan bahwa kandungan dari habbatussauda berpotensi mengandung efek antiasma. Hal ini disebabkan kandungan theophylline yang sering digunakan untuk mencegah napas pendek, sehingga berguna bagi penderita asma atau gangguan paru-paru lainnya. Kandungan thymoquinonejuga ditemukan dalam habbatussauda yang bisa digunakan dalam obat-obatan untuk penyakit saluran pernapasan.

 

3. Tekanan darah tinggi (hipertensi)
Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan gangguan masalah pada jantung. Sebuah penelitian menemukan bahwa ekstrak habbatussauda dapat menurunkan tekanan darah menjadi lebih rendah terhadap pasien hipertensi selama dua bulan mengonsumsi.

Selain itu habbatussauda dapat menurunkan kandungan kolestrol jahat secara signifikan dan memperbaiki jaringan pada jantung.

4.Epilepsi
Habbatussauda mengandung efek antikejang yang dapat digunakan untuk penderita epilepsi. Sebuah penelitian melibatkan 23 anak dengan epilepsi yang diberi ekstrak dari habbatussauda selama kurang lebih sebulan. Respon yang dihasilkan cukup mengejutkan karena habbatusauda dapat menurunkan kejang-kejang pada penderita epilepsi secara signifikan.

5. Kanker
Biji habbatussauda dipercaya mempunyai kandungan yang dapat mengecilkan tumor dan membunuh sel jahat. Sebuah penelitian terhadap tikus menemukan bahwa kandungan chemoagent 5-fluorurachil dalam Habbatussauda dapat menekan pertumbuhan kanker pada usus besar tanpa memberikan efek samping.
Di samping itu, ternyata kandungan thymoquinone yang digunakan untuk penyakit asma juga bisa mencegah kanker payudara. Kandungan glioblastoma juga ditemukan pada habbatussauda untuk mengobati tumor pada otak.

Sampai saat ini Habbatussauda sudah biasa dikonsumsi oleh banyak masyarakat Arab. Bentuknya pun telah dikemas bermacam-macam, mulai dibentuk menjadi kopi, kapsul, bahkan sebagai bahan dapur untuk makanan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : https://www.liputan6.com/health/read/2872559/habbatussauda-rahasia-sehat-dari-tanah-arab