9 KHASIAT TEH HITAM UNTUK KESEHATAN

Teh hitam merupakan salah satu teh yang paling banyak dikonsumsi di berbagai belahan dunia. Disebut ‘teh hitam’ karena memiliki warna yang gelap. Namun secara teknis memiliki warna kuning gelap atau oranye. Oleh karena itu, orang Cina menyebutnya sebagai teh merah. Berikut artikel mengenai manfaat teh hitam untuk kesehatan.

Perbedaan Teh Hitam dengan Teh Lainnya

Teh hijau, teh hitam, dan teh putih berasal dari tanaman teh yang sama, yaitu Camellia sinensis. Hanya saja daunnya diproses secara berbeda. Daun teh hijau tidak difermentasi, teh hitam dan putih mengalami proses penghancuran dan fermentasi.

Perbedaan besar antara teh hitam dengan teh hijau dan teh putih adalah teh hitam jauh lebih teroksidasi. Hal ini berarti teh hitam memiliki lebih banyak warna, rasa, dan kadar yang lebih tinggi dari kafein. Proses oksidasi ini juga berarti bahwa teh hitam dapat mempertahankan kualitas dan rasa selama bertahun-tahun lebih lama dibandingkan jenis teh lainnya.

MANFAAT TEH HITAM

Berikut 9 manfaat teh hitam bagi kesehatan :

1. KESEHATAN MULUT

Sebuah studi yang didanai oleh Tea Trade Health Research Association menunjukkan bahwa teh hitam dapat mengurangi pembentukan plak serta membatasi pertumbuhan bakteri yang dapat menyebabkan pembentukan kerusakan gigi. Polifenol yang ditemukan dalam teh hitam juga dapat mengatasi bakteri penyebab gigi berlubang.

2. MENURUNKAN RISIKO DIABETES

Berdasarkan studi penelitian yang dilakukan di Mediterania, menemukan bahwa orang-orang yang telah mengkonsumsi teh hitam secara jangka panjang (sekitar 1 sampai 2 cangkir sehari) memiliki risiko 70% lebih rendah terkena diabetes tipe 2.

3. MEREDAKAN STRES

Sebuah studi menunjukkan bahwa asam amino L-theanine yang ditemukan dalam teh hitam dapat membuat Anda rileks dan berkonsentrasi dengan lebih baik. Teh hitam juga telah terbukti dapat mengurangi kadar hormon stres ketika dikonsumsi secara teratur dalam jumlah yang secukupnya.

4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Teh hitam mengandung antigen alkilamin yang dapat membantu meningkatkan respon sistem kekebalan tubuh. Selain itu juga mengandung tanin yang memiliki kemampuan untuk melawan virus, sehingga dapat membantu tubuh dalam mencegah influenza, dan flu.

5. MENINGKATKAN ENERGI

Tidak seperti kopi atau minuman lain yang mengandung kafein yang relatif lebih tinggi, kadar yang lebih rendah dalam teh dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak tanpa merangsang jantung secara berlebihan. Hal ini juga dapat merangsang metabolisme dan sistem pernapasan, serta jantung, dan ginjal.

6. KESEHATAN KARDIOVASKULAR

Antioksidan, seperti flavonoid, yang hadir dalam teh hitam dapat mencegah oksidasi kolesterol LDL. Hal ini dapat mencegah kerusakan pada aliran darah dan dinding arteri, dan dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Polifenol dan mangan yang hadir dalam teh hitam juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner dengan membantu fungsi otot jantung.

7. MEMBANTU MENURUNKAN BERAT BADAN

Rendah akan sodium, lemak, dan kalori menjadikan teh hitam bermanfaat bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan dan juga membantu dalam menjaga berat badan yang sehat. Teh hitam juga meningkatkan aktivitas metabolik, dengan demikian teh hitam dapat membantu dalam program diet penurunan berat badan.

8. MENGATASI MASALAH PENCERNAAN

Teh hitam kaya akan tanin dan berbagai kandungan lainnya yang memiliki dampak positif dan menenangkan pada sistem pencernaan tubuh manusia. Sifat anti inflamasi pada teh hitam juga dapat membantu dalam menyembuhkan gangguan pencernaan.

9. MENURUNKAN KOLESTEROL

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh American Heart Association di New Orleans, orang-orang yang mengkonsumsi teh hitam secara rutin, dapat menurunkan kadar kolesterol jahat , yang bertanggung jawab untuk stroke jantung dan serangan fatal.

 

Yuk konsumsi YFI Tea, karena dalam  YFI Tea terdapat kandungan black tea dan bahan lainnya yang juga sangat kaya manfaat.

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : https://www.khasiatsehat.com/khasiat-dan-manfaat-teh-hitam/

7 Manfaat Mengkonsumsi Teh Rosemary Untuk Kesehatan

Teh rosemary adalah obat kuno yang menyembuhkan banyak penyakit. Selain kaya akan antioksidan, minuman ini juga memiliki sifat anti bakteri. Berikut adalah beberapa manfaat teh rosemary bagi kesehatan tubuh :

 

  • Meningkatkan memori dan konsentrasi. Teh rosemary meningkatkan sirkulasi darah ke otak dan dengan demikian meningkatkan konsentrasi dan memori. Teh ini juga mencegah penyakit Alzheimer.

 

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Teh ini kaya akan antioksidan dan dengan demikian menghilangkan racun dari tubuh. Ini mencegah dari risiko kanker dan penyakit serius lainnya. Teh rosemary memiliki sifat anti-inflamasi juga.

 

  • Meningkatkan sistem pencernaan. Teh rosemary baik untuk sistem pencernaan anda. Ini mencegah dan juga mengatasi kembung, gas dan sakit perut. Ini membantu dalam proses pencernaan juga. Meminum teh rosemary setelah makan Anda akan memudahkan dan menenangkan perut Anda.

 

  • Membunuh infeksi. Rosemary memiliki sifat anti-bakteri dan minum teh ini selama terjangkit infeksi akan membantu melawan infeksi. Hal ini juga mengatasi sakit tenggorokan dan batuk.

 

  • Menyembuhkan luka. Jika Anda meletakkan teh rosemary pada luka Anda, itu akan menyembuhkannya dengan cepat. Sifat antibakteri teh ini akan membunuh infeksi dan akan membantu dalam penyembuhan.

 

  • Membersihkan racun dari dalam tubuh. Teh rosemary membersihkan semua racun dari tubuh dan mengeluarkannya dari sistem Anda. Semua organ tubuh Anda akan segar dan diperbaiki.

 

  • Menyegarkan napas Anda. Teh rosemary memiliki sifat antiseptik dan anti-bakteri. Mencuci mulut Anda dengan teh ini akan membuat napas Anda segar. Anda juga dapat meminumnya sebagai teh dingin atau berkumur dengan itu.

 

Yuk konsumsi YFI Tea, karena dalam  YFI Tea terdapat kandungan rosemary dan bahan lainnya yang juga sangat kaya manfaat

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : https://www.vemale.com/kesehatan/85017-7-manfaat-mengkonsumsi-teh-rosemary-untuk-kesehatan.html

Kandungan Teh Hitam – Kandungan Teh Hitam Yang Baik Untuk Kesehatan

Beberapa kandungan yang terdapat di dalam teh hitam terbukti sangat baik untuk kesehatan, di antaranya adalah :

Katekin (Polifenol)

  • Merupakan antioksidan, anti kanker, anti mutagenic, anti diabetes, dan anti penyakit lainnya.
  • Memperkuat dinding pembuluh kapiler dan memperlambat proses atherosclerosis (Jean Carper, dalam The Food Pharmacy). Kandungan katekin dapat pula membunuh Helicobar Pylory< bakteri pemicu penyakit lambung.
  • Turunan polifenol dalam bentuk Epicatechin(EC), Epicatechin Gallat(ECG), Epigallo Catechin(ECG) dan Epigallocatechin gallat(EGCG) ternyata memiliki kemampuan antioksidan yang tinggi.
  • Menurut beberapa sumber, kemampuan katekin untuk menangkap radikal bebas 100 kali lebih efektif daripada vitamin C, atau 25 kali lebih efektif dari pada vitamin D.

Theaflavin

  • Beberapa sumber (Healthy Guide,dll) menyebutkan theaflavin mempunyai kemampuan yang hampir sama dengan katekin sebagai antioksidan.

Flavonoid

  • Flavonoid berfungsi sebagai senyawa alamiah yang dapat membentuk sifat antimikroba, anti radnag dan antioksidan. Mampu menghambat penggumpalan sel-sel platelet darah sehingga mencegah penyumbatan pembuluh darah pada penyakit jantung koloner dan stroke (JohnFolts, Departemen of Medicine Universitas Wisconsin,AS).
  • Flavonoid dengan kadar yang tinggi yang bersifat antioksidan , hipokolesterolemik dan kariostatik yang dapat mencegah terjadinya plak pada pembuluh darah.
  • Flavonoid juga sebagai antioksidan dalam bentul Quercetin,Myricetin dan Kaempfrol.

L-Theanin

  • Bermanfaat untuk mengurangi tingkat stress karena mengandung efek relaksasi.
  • Bermanfaat meningkatkan daya ingat.
  • Katekin di dalam daun bersifat sebagai stimulant atau perangsang syaraf, otot dan ginjal. Ketekin teh juga bisa merangsang peningkatan aktivitas mental, menajamkan panca indera serta daya pikir menjadi lebih jernih dan meningkat.
  • Pada penelitian yang dilakukan oleh John Foxe,Phd ditemukan bahwa Theanin dapat meingkatkan aktivitas gelombang Alpha otak sehingga kondisi pikiran lebih tenang namun juga siaga serta mengurangi stress.

Vitamin dan Mineral

  • Vitamin B1, B2, C, E dan K. Mineral Magnesium, Flioride, Mangaan, kalsium.

yuk rasakan kebaikan teh hitam dalam YFI Tea, enak, alami, dan kaya manfaat !

 

 

 

 

 

 

 

sumber : https://www.blessteaindonesia.com/kandungan-teh-hitam-kandungan-teh-hitam-yang-baik-untuk-kesehatan/

MANFAAT DAN KANDUNGAN ANGKAK

 

 

BERAS MERAH CHINA atau angkak merupakan pengawet dan pewarna makanan alami dan menyehatkan. Juga dianggap sebagai obat bermacam penyakit. Berdasarkan penelitian, produk olahan dari beras ini bisa menurunkan kelebihan kolesterol.

Kata angkak kian sering terdengar seiring merebaknya kasus demam berdarah dengue (DBD). Kasus DBD muncul secara rutin setiap tahun, khususnya di musim hujan. Beberapa warga masyarakat percaya bahwa angkak dapat digunakan sebagai obat pendongkrak trombosit.

Sejauh ini memang belum ada bukti ilmiah yang cukup untuk mendukung hal tersebut. Namun, bila bukti-bukti empiris di masyarakat telah menunjukkan hal tersebut, tentu tidak ada salahnya untuk dicoba. Dalam tulisan berikut pembahasan tentang angkak hanya dikaitkan dengan perannya sebagai pewarna, pengawet, serta penurun kolesterol darah.

Angkak ialah produk hasil fermentasi dengan substrat beras yang menghasilkan warna merah karena aktifitas kapang Monascus purpureus. Angkak secara tradisional telah lama dimanfaatkan sebagai bumbu, pewarna dan obat, termasuk di antaranya adalah obat demam. Angkak adalah produk beras (putih) yang difermentasikan hingga warnanya menjadi merah gelap. Karena warna merahnya, angkak sering disebut beras merah, sehingga menjadi rancu dengan sebutan beras merah padanan dari brown rice dalam bahasa Inggris. Padahal antara angkak dan brown rice berbeda. Beberapa nama lain/sebutan lain untuk angkak adalah Fung khiuk, beni-koju, CholestinTM, Hong qu, Hung-chu, Monascus , Red koji, Red Leaven, Red Rice, Red Rice Yeast, Xue Zhi Kang (setelah diextract dalam alcohol) , Zhi Tai (dalam bentuk bubuk).

Angkak ini adalah produk fermentasi yang berasal dari negara China. Pembuatan pertama dilakukan oleh Dinasti Ming yang berkuasa pada abad ke-14 sampai abad ke-17. Dalam teks tradisional The Ancient Chinese Pharmacopoeia disebutkan bahwa angkak digunakan sebagai obat untuk melancarkan pencernaan dan sirkulasi darah. Angkak menjadi konsumsi harian masyarakat Cina terutama sebagai pengawet dan penyedap makanan. Penduduk Taiwan memilih meminumnya dalam bentuk anggur beras. Sebenarnya angkak tidak mempunyai rasa. Etnis Cina mempunyai kebiasaan mencampurkan angkak agar perut nyaman setelah makan dan masakan berwarna merah lebih menarik.

Angkak dapat pula dibuat dari bahan-bahan sumber karbon lain seperti gadung, kentang, ganyong, suweg, ubi jalar, dan tapioka tetapi intensitas warna yang dihasilkan tidak sebaik pada beras. Nama angkak diduga berasal dari jenis kapang (“jamur”) yang dimanfaatkan sebagai biang fermentasi, yakni Monascus. Walaupun demikian, angkak dibuat dengan kapang jenis lainnya seperti Monascus purpurea dan Monascus pilasus sebagai biang. Angkak juga memiliki beberapa khasiat yang diperlukan oleh tubuh, diantaranya adalah meningkatkan jumlah trombosit pada penderita demam berdarah, menurunkan tekanan darah, sebagai pewarna alami makanan selain itu juga dapat digunakan sebagai pembangkit rasa makanan.

Masyarakat awam menyebut angkak sebagai beras merah cina karena produk tersebut berwarna merah, dibuat dari beras, dan dalam sejarahnya berasal dari Cina. Di beberapa negara, angkak dikenal dengan sebutan berbeda-beda, seperti beni-koji, hong qu, hung-chu, monascus, red koji, red leaven, red yeast rice, xue zhi kang, dan zhi tai. Di Cina, istilah zhi tai berarti angkak dalam bentuk tepung kering, sedangkan xue zhi kang berarti angkak yang telah diekstrak dengan alkohol.

Pembuatan angkak di Cina pertama kali dilakukan pada masa pemerintahan Dinasti Ming yang berkuasa pada abad XIV-XVII. Di Cina, angkak digunakan sejak berabad-abad yang lalu, baik untuk kepentingan bahan pangan maupun obat. Angkak dibuat melalui proses fermentasi beras dengan kapang Monascus purpureus.

Beberapa spesies kapang telah digunakan untuk memproduksi angkak, diantaranya adalah Monascus purpureus, M. pilosus, dan M. anka. Salah satu spesies Monascus yaitu Monascus purpureus yang membentuk koloni yang menyebar dan berwarna merah atau ungu. Monascus adalah kapang yang menggunakan berbagai komponen makanan dari yang sederhana sampai yang kompleks. Kapang ini juga memproduksi enzim-enzim seperti α-amilase, ß-amilase, glukoamilase, lipase, protease, glukosidase dan ribonuklease. Oleh karena itu kapang ini mampu tumbuh pada bahan yang mengandung pati, protein atau lipid.

Suhu pertumbuhan untuk Monascus berada dalam kisaran 25ºC – 32º C sehingga kapang ini termasuk dalam golongan kapang mesofilik. Sedangkan pH yang sesuai untuk pertumbuhannya adalah sekitar 6,5 (Hesseltine, 1965). Monascus bersifat aerobik, yaitui membutuhkan oksigen dalam pertumbuhannya karena kapang tersebut tumbuh baik pada permukaan beras.

Monascus dikelompokkan dalam kapang yang bersepta yaitu septa yang membagi hifa dalam ruangan-ruangan, dimana setiap ruangan mempunyai inti satu atau lebih. Monascus termasuk dalam kelas Ascomycetes sehingga sistem reproduksinya menggunakan askospora (spora seksual) dimana spora bersel satu terbentuk di dalam kantung yang disebut askus. Biasanya terdapat 8 askospora di dalam setiap askus.

Kapang Monascus purpureus dengan kandungan lovastatinnya adalah salah satu dari keanekaragaman mikroba Indonesia yang memiliki potensi biomedis yang dapat dikembangkan. Lovastatin adalah bahan bioaktif yang dikenal baik berperan dalam penurunan kolesterol, pengobatan diabetes, jantung koroner, rapuh tulang, penghambatan tumor dan penyakit degeneratif.

Sebagai Obat

Penggunaan angkak sebagai obat di Cina dimulai sejak Dinasti Tang. Deskripsi lebih rinci tentang angkak dapat dibaca pada buku Pharmacopoeia Cina kuno, yaitu Ben Cao Gang Mu-Dan Shi Bu Yi, yang dipublikasi pada masa Dinasti Ming (1368-1644). Pada buku tersebut, angkak telah dinyatakan sebagai obat sakit perut (gangguan pencernaan dan diare), sirkulasi darah, serta untuk kesehatan limpa dan lambung.

Dalam seni pengobatan Cina tradisional, angkak digunakan untuk pengobatan terhadap penyakit salah cerna, luka otot, disentri, dan antraks. Angkak juga sering digunakan untuk meringankan kerja lambung serta memperkuat fungsi limpa, yaitu suatu organ tubuh yang menguraikan sel darah merah yang telah usang dan menyaring senyawa-senyawa asing.

Senyawa obat yang terdapat di dalam angkak sesungguhnya merupakan produk metabolit sekunder dari kapang Monascus purpureus, yaitu lovastatin. Kadar lovastatin pada angkak sekitar 0,2 persen. Lovastatin (C24H36O5) atau mevacor atau monacolin K telah dikenal sebagai senyawa obat yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah pada penderita hiperkolesterolemia.

Beberapa penelitian terakhir menunjukkan bahwa angkak mengandung senyawa gamma-aminobutyric acid (GABA) dan acetylcholine chloride, yaitu suatu senyawa aktif yang bersifat hipotensif, artinya mampu menurunkan tekanan darah. Karena itu, angkak sering digunakan sebagai obat penurun tekanan darah oleh penderita hipertensi.

Saat ini, secara komersial angkak telah dipasarkan sebagai produk suplemen untuk meningkatkan kesehatan jantung. Contoh produk yang sudah beredar: Cholestini dengan kandungan angkak sebesar 600 mg per kapsul dan Herbalin Ruby Monascusi dengan kandungan angkak sebesar 500 mg per kapsul. Kendati demikian, anak dan remaja di bawah usia 20 tahun tidak disarankan menggunakan suplemen tersebut.

Dalam pengobatan Cina tradisional, dosis suplemen angkak yang digunakan sangat tinggi, yaitu mencapai 6.000–9.000 mg per hari. Sementara dosis yang dianjurkan adalah 600 mg (dosis oral), sebanyak 2-4 kali ulangan per hari. Suatu penelitian menunjukkan bahwa pemberian angkak kepada orang dewasa dengan dosis 1.200 mg per hari selama delapan minggu, tidak menimbulkan efek negatif.

Namun, karena informasi tentang dampak keamanan pemakaian angkak dosis tinggi dalam jangka panjang masih sangat terbatas, pemakaian sebaiknya dibatasi hanya dalam jangka waktu pendek. Walaupun jarang terjadi, efek samping yang dapat diberikan oleh konsumsi angkak adalah sakit kepala, sakit lambung, timbul gas, pusing, serta rasa panas di dalam perut.

Orang yang berisiko mengalami penyakit lever atau sedang menderita penyakit lever sebaiknya tidak mengonsumsi angkak. Dengan mekanisme yang sama seperti pada penurunan kolesterol, angkak juga dapat memengaruhi fungsi hati.

Pecandu alkohol, orang yang sedang mengalami infeksi serius dan gangguan fisik, atau yang mengalami transplantasi organ, dianjurkan untuk menghindari penggunaan angkak. Dampak terhadap orang yang sedang hamil dan menyusui belum pernah dievaluasi, tetapi sebaiknya dihindari.

Penurun Kolesterol

Sejak tahun 1970-an beberapa penelitian menunjukkan bahwa angkak dapat menurunkan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa Monascus purpureus dapat menghasilkan berbagai senyawa yang secara kolektif disebut monacolin, yaitu senyawa yang mampu menurunkan kadar kolesterol darah di dalam tubuh.

Senyawa monacolin tersebut mampu menghambat kerja enzim 3-hydroxy-3-methylglutaryl CoA reductase (HMG-CoA reductase), yaitu enzim yang sangat diperlukan untuk sintesis kolesterol. Inhibitor HMG-CoA reduktase dapat menurunkan simpanan kolesterol intrasel serta menghambat sintesis very low density lipoprotein (VLDL) di hati.

Mengingat VLDL adalah prekursor LDL, penghambatan sintesis VLDL secara otomatis akan menurunkan jumlah LDL. Kadar kolesterol tinggi sangat tidak dikehendaki karena dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler, seperti aterosklerosis, penyakit jantung, stroke, dan hipertensi. Dengan terhambatnya kerja enzim HMG-CoA reductase oleh senyawa yang ada pada angkak, laju sintesis kolesterol di dalam tubuh dihambat, sehingga secara nyata dapat menurunkan kadar kolesterol tubuh. Keyakinan tersebutlah yang mendorong penggunaan angkak sebagai penurun kolesterol dan sekaligus obat bagi penyakit jantung.

Penelitian pemberian angkak menggunakan 83 orang penderita kolesterol tinggi telah dilakukan di UCLA School of Medicine. Dibandingkan penderita yang diberi plasebo (tanpa angkak), pemberian angkak selama 12 minggu secara nyata dapat menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida (senyawa lemak yang juga dapat berakumulasi di pembuluh darah dan menyebabkan kerusakan). Di lain pihak, pemberian angkak tidak berpengaruh terhadap kadar kolesterol HDL (kolesterol baik).

Suatu penelitian yang dipresentasikan pada kongres tahunan American Heart Association ke-39 pada tahun 1999 menunjukkan bahwa pemberian angkak pada penderita hiperkolesterolemia selama delapan minggu dapat menurunkan kadar kolesterol total sebesar 16-22,7 persen, LDL sebesar 21–31 persen dan trigliserida sebesar 24–34 persen. Sementara kolesterol HDL meningkat sebesar 14–20 persen.

Angkak sebaiknya tidak dikonsumsi bersama-sama dengan obat penurun kolesterol (statin) yang bersifat menghambat HMG-CoA reduktase (seperti atorvastatin, lovastatin, fluvastatin, simvastatin, pravastatin, cerivastatin). Sebab, dapat meningkatkan pengaruh obat tersebut yang akhirnya akan menaikkan risiko kerusakan lever.

Pewarna yang Aman dan Menyehatkan

Sejak dahulu kala, nenek moyang kita telah terbiasa menggunakan bahan pewarna alami pada makanan dan minuman yang dibuatnya. Penggunaan pewarna alami jelas lebih aman dan menyehatkan dibandingkan pewarna sintetis. Pewarna alami merupakan pigmen-pigmen yang diperoleh dari bahan nabati, hewani, bakteri, dan algae.

Perhatian terhadap pentingnya penggunaan pewarna alami pada makanan semakin meningkat akhir-akhir ini. Hal tersebut dipicu oleh ketakutan terhadap dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh pewarna sintetik. Beberapa pewarna sintetik diduga bersifat karsinogenik, yaitu dapat memicu timbulnya sel kanker.

Kapang Monascus purpureus yang ditumbuhkan pada beras sebagai substrat dapat menghasilkan pigmen kuning, merah, dan oranye. Pigmen merah yang dihasilkan oleh kapang tersebut telah digunakan sebagai pewarna alami pada makanan sejak berabad-abad lalu, khususnya oleh penduduk di negara-negara Asia, seperti Cina, Jepang, Korea, Taiwan, Hong Kong, Thailand, dan Filipina.

Warna merah angkak sangat potensial sebagai pengganti warna merah sintetis, yang saat ini penggunaannya sangat luas pada berbagai produk makanan. Beberapa contoh produk makanan yang telah menggunakan pewarna merah angkak adalah anggur, keju, sayuran, pasta ikan, kecap ikan, minuman beralkohol, aneka kue, serta produk olahan daging (sosis, ham, kornet).

Sebagai pewarna alami, angkak memiliki sifat yang cukup stabil, dapat bercampur dengan pigmen warna lain, serta tidak beracun. Pigmen warna utama yang dihasilkan oleh Monascus purpureus pada fermentasi angkak adalah monaskorubrin dan monaskoflavin. Ada tiga warna utama yang dapat ditimbulkan oleh pigmen pada angkak, yaitu kuning, oranye, dan merah.

Stabilitas pigmen angkak sangat dipengaruhi oleh sinar matahari, sinar ultraviolet, keadaan asam dan basa (pH), suhu, dan oksidator. Pigmen angkak lebih stabil pada pH 9 dibandingkan dengan pH 7 dan pH 3. Pemanasan pada suhu 100 derajat Celsius selama satu jam tidak mengakibatkan kerusakan nyata terhadap pigmen angkak.

Seiring dengan berkembangnya slogan back to basic, penggunaan angkak sebagai pewarna dan pengawet mulai dilirik masyarakat. Beberapa bukti ilmiah terakhir menunjukkan bahwa angkak juga dapat digunakan sebagai obat penurun kolesterol dan tekanan darah. Karena demikian besar manfaat angkak, Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat, telah menerima angkak sebagai suplemen pangan.

Pigmen angkak terbentuk karena keluarnya cairan granular melewati ujung-ujung hifa yang rusak pada Monascus purpureus. Ketika kultur masih muda, cairan ekstrusinya tidak berwarna tetapi secara bertahap terjadi perubahan menjadi kemerahan, merah kekuningan atau jingga bila kultur tersebut ditumbuhkan pada PDA (Potato Dekstrose Agar). Hal ini terjadi karena pada waktu kultur masih muda semua nutrien dipakai untuk pertumbuhan dan setelah dewasa sebagian nutrien digunakan untuk pembentukan pigmen angkak. Warna merah yang dihasilkan tidak hanya terlihat pada cairan ekstruksi saja tetapi juga di bagian hifa.

Komponen utama pigmen angkak terdiri dari monaskorubin dan rubropunktatin yang berwarna jingga, monaskorubramin dan rubropunktamin yang berwarna merah serta monaskin dan ankaflavin yang berwarna kuning. Monaskorubramin merupakan pigmen yang paling banyak dihasilkan.

Pigemen angkak dapat larut dalam metanol, etanol, kloroform, benzena, asam asetat dan aseton tetapi sedikit larut dalam air dan petroleum eter. Pelarut terbaik untuk ekstraksi pigmen angkak adalah metanol.

Sifat pigmen angkak yaitu kurang stabil pada pH asam dan akan terjadi pemucatan warna bila terkena cahaya dalam waktu yang lama. Pewarna yang dilarutkan dalam air juga bersifat tidak stabil bila mengalami pemanasan.Selain dapat dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami untuk berbagai produk makanan, pigmen warna merah yang dihasilkan oleh Monascus purpureus juga memiliki efek bateriostatik terhadap Bacillus subtilis dan Staphylococcus aureus.

Pengawet yang Hambat Bakteri Patogen

Dewasa ini penggunaan pengawet sintetis pada berbagai makanan cukup meresahkan. Penambahan zat pengawet dimaksudkan untuk memperpanjang daya tahan simpan suatu produk makanan.

Bahan pengawet dibedakan atas pengawet makanan dan bukan pengawet makanan. Pengawet makanan, walaupun pemakaiannya diizinkan pada makanan, dosis yang berlebih tetap tidak dianjurkan karena menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan konsumen.

Beberapa contoh jenis bahan pengawet yang diizinkan dan lazim digunakan dalam industri makanan adalah asam benzoat atau garam-garam benzoat (kalium benzoat, kalsium benzoat, natrium benzoat); garam-garam sulfit (kalium sulfit, kalium bisulfit, kalium metabisulfit); nitrat dan nitrit; belerang dioksida.

Pengawet bukan makanan, seperti formalin dan boraks, walaupun dilarang, kenyataannya banyak digunakan pada berbagai produk pangan. Kedua fakta tersebut tentu saja sangat meresahkan masyarakat yang senantiasa ingin hidup sehat. Karena itu, upaya pencarian pengawet alami sangat perlu dilakukan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pigmen angkak memiliki aktivitas sebagai antimikroba, sehingga sangat cocok digunakan sebagai bahan pewarna pada bahan makanan yang mudah terkontaminasi mikroba. Dengan demikian, angkak dapat berperan ganda, yaitu sebagai pewarna dan sekaligus pengawet. Angkak terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri patogen (penyebab penyakit) dan bakteri perusak berspora, seperti Bacillus cereus dan Bacillus stearothermophilus.

Penggunaan angkak dapat mengurangi penggunaan nitrit pada bahan pangan. Nitrit sering digunakan sebagai komponen dari sendawa, yaitu zat yang digunakan untuk mempertahankan warna merah daging, khususnya pada pembuatan sosis, daging asap, dan kornet. Dalam beberapa penelitian, nitrit ditengarai sebagai pemicu sel kanker. Nitrit dapat bereaksi dengan komponen amin dari protein bahan pangan membentuk nitrosamin, yaitu suatu zat karsinogenik. Karena itu, penggunaan nitrit pada makanan sebaiknya dibatasi.

Melalui sifatnya sebagai antimikroba, penggunaan angkak dalam pembuatan sosis selain dimaksudkan sebagai pemberi warna merah, juga sekaligus berfungsi sebagai pengawet yang aman bagi kesehatan. Kelebihan lain dari penggunaan angkak pada pembuatan sosis adalah memperbaiki tekstur dan flavornya.

Lebih Cocok dengan Beras Pera

Secara tradisional, pembuatan angkak umumnya dilakukan dengan menggunakan beras sebagai substrat, melalui sistem fermentasi padat. Beras yang cocok digunakan sebagai substrat adalah beras pera, yaitu yang memiliki kadar amilosa tinggi, tetapi rendah amilopetin.

Mengingat beras yang pera harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan beras pulen, pembuatan angkak dari beras pera diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih besar.

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : https://lordbroken.wordpress.com/2011/10/05/manfaat-dan-kandungan-angkak/

51 Cara Promosi Bisnis Penjualan Teh Celup dan Strategi Pemasarannya

Bagi pengusaha Penjualan Teh Celup yang serius mengembangkan bisnis Penjualan Teh Celup, mereka menyadari bahwa aktivitas pemasaran dan promosi usaha Penjualan Teh Celup harus dilakukan lewat berbagai cara untuk mencapai kesuksesan. Di halaman ini, kami akan memberikan 50 cara mempromosikan usaha Penjualan Teh Celup agar usaha Penjualan Teh Celup tersebut mencapai kesuksesan.

Namun sebelum kami menjelaskan lebih jauh, izinkan kami memberikan penjelasan sedikit tentang Strategi Pemasaran. Pemasaran adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.

Pada umumnya kegiatan pemasaran berkaitan dengan koordinasi beberapa kegiatan bisnis. Strategi pemasaran ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:

1. Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
2. Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran (dari sudut pandang penjual):
1. Tempat yang strategis (place),
2. Produk yang bermutu (product),
3. Harga yang kompetitif (price), dan
4. Promosi yang gencar (promotion).

Dari sudut pandang konsumen:
1. Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
2. Biaya konsumen (cost to the customer),
3. Kenyamanan (convenience), dan
4. Komunikasi (comunication).

Saat ini ada satu strategi pemasaran yang sedang gencar dilakukan oleh banyak orang, yaitu berpromosi online melalui website. Anggaplah website adalah markas besar untuk bisnis Penjualan Teh Celup Anda. Maka dengan adanya website, melalui cara-cara promosi yang akan segera kami sebutkan ini, Anda akan mempromosikan website sekaligus mempromosikan usaha Penjualan Teh Celup. Dimana di website tersebut akan berisi produk, harga, layanan, alamat, testimoni, dan lain sebagainya. Mengapa demikian? Karena seharusnya website akan mendukung bisnis Penjualan Teh Celup jika diintegrasikan antara promosi offline dan online.

Berikut beberapa alasan mengapa promosi website untuk Penjualan Teh Celup perlu juga dilakukan secara offline dan online:

  1. Tidak semua calon konsumen potensial memiliki waktu untuk mencari website Anda, bahkan mungkin tidak mau susah-susah mencari. Ketika website Anda diingat pertama kali, maka mereka akan mencari cara untuk dapat mengakses website Anda dan jika beruntung, terjadilah transaksi.
  2. Tidak semua orang yang biasa menggunakan internet sekalipun mengerti cara memanfaatkan search engine untuk memenuhi kebutuhan mereka, bahkan mungkin tetap bertanya orang di sekitar mereka. Sehingga, jika Anda beruntung website Anda-lah yang akan diakses, dan terjadilah transaksi.
  3. Kini untuk menaikkan ranking di search engine sudah semakin ketat persaingannya sehingga kecil kemungkinan bagi calon konsumen untuk menemukan website Anda. Jika website Anda sudah ada di benak mereka, maka mereka tidak perlu lagi mencari apa yang mereka butuhkan melalui search engine.
  4. Hukum probablilitas untuk pemasaran berlaku. Semakin banyak orang mengenal website Anda melalui berbagai macam cara promosi, maka akan semakin banyak calon-calon konsumen yang akan menjadi konsumen serius.
  5. Dimana ada kesempatan bertemu dengan kesiapan, disitulah keberuntungan berada. Ungkapan ini mungkin cocok bagi Anda yang mempromosikan website melalui berbagai macam cara.

Ilustrasi Integrasi Promosi Offline dan Website (online)

Promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi, produsen atau distributor mengharapkan kenaikannya angka penjualan. Tujuan promosi diantaranya adalah:
1. Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
2. Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit/laba
3. Untuk mendapatkan konsumen baru dan menjaga kesetiaan konsumen
4. Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
5. Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
6. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.
7. Mengubah tingkah laku dan pendapat konsumen.

Nah, dari ketujuh tujuan promosi diatas, berikut adalah 50 teknik promosi website yang nantinya akan berisi profil bisnis Penjualan Teh Celup Anda. Sehingga, begitu mereka mengakses website Anda, Anda juga sekaligus mempromosikan usaha Penjualan Teh Celup Anda di website tersebut.

Ketika melakukan aktivitas promosi yang kami sebutkan dibawah, jangan lupa untuk selalu memberitahukan alamat website Anda ke calon konsumen Anda.

1. Memasang iklan baris di koran.
2. Memasang iklan di buku telepon (yellow pages).
3. Menyebarkan katalog promosi dan iklan di pusat perkulakan.
4. Mendekati calon konsumen lewat telepon secara aktif.
5. Mendatangi langsung konsumen yang potensial.
6. Berpromosi lewat surat (direct mail).
7. Menjadi pembicara di seminar, dan bicarakan hal-hal yang hanya dikuasai.
8. Menjadi pembicara tamu acara dialog di radio.
9. Membuat data konsumen lengkap dengan alamat dan kontaknya. Jaga terus agar tetap up to date.
10. Membangun citra perusahaan dengan kop surat yang menarik.
11. Merancang brosur yang menjelaskan keuntungan produk.
12. Mengembangkan cara pemesanan lewat jarak jauh (delivery) seperti lewat surat, email, SMS, Telpon, BBM atau media lainnya
13. Membuat tempat khusus untuk memamerkan usaha Penjualan Teh Celup
14. Merancang pemasaran jarak jauh (telemarketing)
15. Membuat logo perusahaan sesuai dengan citra yang dibangun
16. Menerbitkan bulletin yang berkaitan dengan usaha yang dimiliki, paling tidak 3 bulan sekali
17. Mencetak kalender dan membagikannya sebagai souvenir.
18. Membuat kampanye sosial yang berkaitan dengan bisnis Penjualan Teh Celup.
19. Membuat stiker dengan logo dan slogan perusahaan dan membagikannya
20. Membuat kaos dengan logo dan nama perusahaan lalu membagikannya.
21. Menjajaki promosi dengan perusahaan lain yang bukan pesaing.
22. Memasang iklan di media cetak mingguan atau bulanan seperti majalah, bulletin, atau tabloid.
23. Memanfaatkan promosi patungan untuk menghemat biaya promosi
24. Berterimakasih pada konsumen dengan mengirimi surat
25. Menjaga hubungan dengan konsumen dengan mengirimkan kartu ucapan
26. Memasang profil perusahaan di Koran dan majalah yang biasa di baca calon konsumen sasaran
27. Menyewa agen periklanan atau humas (Public Relation)
28. Menyelenggarakan kontes atau sayembara yang bersifat promosi
29. Menyelenggarakan seminar yang khusus membahas produk atau jasa yang ada di perusahaan
30. Menyelipkan brosur, katalog promosi atau bahan promosi lain ke dalam tagihan yang dikirim
31. Mencari calon konsumen di pameran-pameran.
32. Mencari calon konsumen di perkumpulan atau komunitas yang berhubungan dengan bisnis Penjualan Teh Celup
33. Menari calon konsumen di seminar-seminar.
34. Mencari konsumen potensial di majalah atau koran
35. Mengemas brosur, daftar harga, dan surat menyurat dalam tempat khusus untuk konsumen.
36. Memasang papan penunjuk yang mengarahkan ke kantor Anda.
37. Menyebarkan brosur yang diselipkan di wiper kaca mobil.
38. Mencetak kalimat bersifat promosi pada kertas promosi atau amplop.
39. Memasang logo dan nama perusahaan di kendaraan perusahaan.
40. Membuat daftar produk, lengkap dengan gambar.
41. Menyiapkan video tentang profil perusahaan.
42. Menyiapkan proposal yang ditawarkan untuk mengantisipasi kebutuhan konsumen.
43. Menyiapkan contoh produk gratisan.
44. Menyediakan kesempatan pada calon konsumen untuk melihat-lihat proses produksi.
45. Mensponsori acara amal.
46. Menyebarkan kartu nama ke kenalan, saudara, teman, atau siapa saja.
47. Membuat mug dan membagikannya sebagai cinderamata
48. Membuat topi sebagai hadiah
49. Menerbangkan balon berisi logo perusahaan pada acara-acara tertentu
50. Beriklan di media elektronik seperti radio dan televisi
51. Pasang papan iklan di reklame, halte bus, dan tempat-tempat strategis

Demikianlah 51 cara promosi bisnis Penjualan Teh Celup dan strategi pemasarannya. Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi Anda dalam menjalankan usaha Penjualan Teh Celup

 

 

 

 

sumber : http://www.beresweb.com/50-cara-promosi-bisnis-penjualan-teh-celup-dan-strategi-pemasarannya/