Penyebab Kanker Payudara

 

Kanker payudara memang tidak bisa dianggap remeh. Tercatat, 18,2 persen kematian di dunia adalah kematian akibat kanker payudara, baik yang menyerang wanita maupun pria. Penderita kanker payudara banyak ditemukan di negara-negara berkembang dibanding di negara maju. Faktornya beragam, mulai dari gaya hidup yang berbeda hingga jenis makanan yang dikonsumsi tiap harinya.

Jenis kanker payudara yang dialami wanita bisa digolongkan menjadi dua. Pertama, kanker yang bermula di bagian saluran payudara (duktus laktiferus) atau yang lebih dikenal sebagai duktal karsinoma. Jenis kanker ini lebih banyak ditemukan dibanding jenis kanker lobular karsinoma, yakni kanker yang bermula dari bagian lobulus atau kelenjar susu.

Masih belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan seseorang bisa terserang kanker payudara. Namun, sejumlah ahli menemukan  bahwa faktor bawaan genetik menjadi salah satu penyebab umum seseorang terserang kanker ini. Sel kanker tidak menurun dari orang tua ke anak, tapi seseorang yang memiliki gen tertentu (BRCA1 dan BRCA2) memiliki risiko lebih besar terkena kanker payudara atau kanker rahim. Selain itu, faktor usia juga berpengaruh pada pembentukan sel kanker payudara. Semakin tua seorang wanita, semakin tinggi risikonya terhadap kanker ini. Tercatat, 80 persen penderita kanker payudara adalah wanita berusia di atas 50 tahun dan telah mengalami menopause.

Indikasi munculnya kanker payudara bisa dideteksi dengan munculnya benjolan di sekitar payudara yang disertai nyeri, Gejala ini muncul akibat adanya penebalan jaringan di payudara. Meski demikian, munculnya benjolan di sekitar payudara bisa saja hanya benjolan biasa dan tidak berisi sel kanker. Oleh karena itu, para wanita dihimbau untuk segera mengecek kondisi tersebut ke dokter untuk mencegah munculnya kanker.

Gejala lain kanker payudara adalah timbul rasa sakit di sekitar payudara dan ketiak, munculnya ruam merah dan kerutan di kulit payudara, bentuk puting payudara mengerut dan mengeluarkan darah, atau berubahnya ukuran pada salah satu atau kedua payudara.

Penanganan kanker payudara bervariasi tergantung pada beberapa faktor, yakni jenis kanker payudara, stadium kanker, usia, dan juga kondisi kesehatan penderita saat itu. Selain operasi, penderita kanker payudara biasanya ditindaklanjuti dengan radioterapi, kemoterapi, atau terapi biologis.

Pencegahan Kangker

Sebagian besar jenis kanker dapat dicegah dengan kebiasaan hidup sehat sejak usia muda dan menghindari faktor-faktor penyebab kanker. Meskipun penyebab kanker secara pasti belum diketahui, setiap orang dapat melakukan upaya pencegahan dengan cara hidup sehat dan menghindari penyebab kanker:

  1. Mengenai makanan:
    • Mengurangi makanan berlemak yang berlebihan
    • Lebih banyak makan makanan berserat.
    • Lebih banyak makan sayur-sayuran berwarna serta buah-buahan, beberapa kali sehari
    • Lebih banyak makan makanan segar
    • Mengurangi makanan yang telah diawetkan atau disimpan terlalu lama
    • Membatasi minuman alkohol
  2. Hindari diri dari penyakit akibat hubungan seksual
  3. Hindari kebiasaan merokok. Bagi perokok: berhenti merokok.
  4. Upayakan kehidupan seimbang dan hindari stress
  5. Periksakan kesehatan secara berkala dan teratur.

Lindungi Diri Anda Dari Bahaya Penyakit Kanker Salah satunya Dengan Mengkonsumsi Gurin

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : http://yayasankankerindonesia.org/article/penyebab-kanker-payudara

Fakta Menarik Tentang Kolagen yang Wajib untuk Anda Ketahui

 

 

Kolagen adalah komponen yang paling penting untuk elastisitas kulit. Jumlah kolagen dalam tubuh yang tepat dapat menjaga kondisi kulit dalam keadaan prima.

Bila sampai terjadi penipisan kolagen dalam tubuh dapat menyebabkan rambut rontok, kulit kering, hingga kuku rapuh. Hal ini dapat terjadi akibat merokok, konsumsi alkohol, hingga kelebihan asupan gula. Dilansir dari Boldsky, Jumat (26/5/2017) ada beberapa fakta menarik tentang kolagen yang perlu Anda ketahui.

1. Elastisitas kulit tubuh manusia bergantung pada jumlah kadar kolagen. Kandungan kolagen yang cukup, mampu efek penuaan dini. Kolagen adalah salah satu hal penting dalam tubuh yang mendukung proses regenerasi sel, dengan maksimal.

2. Kolagen hadir dalam berbagai krim perawatan kulit. Perawatan kulit yang rutin dengan produk tersebut dapat membantu untuk meningkatkan produksi kolagen dalam kulit dan mencegah penuaan dini.

3. Buah-buahan dengan jumlah Vitamin C dan Vitamin A yang tinggi dapat membantu meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh.

4. Proses regenerasi sel-sel kulit dapat memancing produksi kolagen dalam tubuh dengan mudah. Sel-sel kulit tubuh akan beregenerasi setiap 28 hari sekali.

5. Kolagen dalam tubuh dapat membantu untuk melancarkan proses regenerasi jaringan sel kulit yang rusak. Tubuh dengan jumlah kolagen yang sempurna akan memiliki kulit yang kenyal, bebas kerut dan lembut.

6. Tahukah Anda, kulit yang bercahaya dan tidak kusam menjadi salah satu penanda asupan kolagen dalam tubuh cukup? Sehingga, bisa kulit mulai terlihat kusam segera lakukan perawatan ekstra.

 

 

 

 

 

 

 

sumber : https://www.liputan6.com/fashion-beauty/read/2919669/fakta-menarik-tentang-kolagen-yang-wajib-untuk-anda-ketahui